Anies Tidak Akan Biarkan 36 Diskotek Sarang Narkoba Beroperasi
berita
Suasana bar di salah satu hotel yang tak diperpanjang izinnya oleh Pemprov DKI Jakarta karena dinilai melanggar izin operasional. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
RILIS.ID, Jakarta— Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menegaskan tidak akan membiarkan 36 diskotek, atau tempat hiburan, di wilayahnya tetap beroperasi, bila terbukti menjadi sarang Narkoba.

Hal ini menyikapi pengakuan Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Pol Budi Waseso (Buwas) yang menyebut sedikitnya ada 36 diskotek di Jakarta yang terindikasi menjadi tempat peredaran narkoba.

"Intinya adalah kalau ada pelanggaran, jangan harap akan dibiarkan," kata Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (21/2/2018).

Terkait tindak lanjut informasi dari BNN, Anies menyampaikan akan segera menemui Buwas.

"Saya berencana bertemu dengan Pak Buwas, hanya tidak bisa hari ini," kata Anies.

Anies beralasan, hari ini hingga Kamis (22/2) ada rapat koordinasi dengan seluruh gubernur se-Indonesia di Bandung, Jawa Barat.

"Saya akan rakor di sana, sampai Kamis malam baru saya kembali ke Jakarta," kata Anies.

Sebelumnya, Buwas mengatakan saat ini ada 36 tempat hiburan di DKI Jakarta terbukti melakukan praktik peredaran gelap narkotika, di mana tempat hiburan tersebut tersebar di lima wilayah Ibu Kota.

"Yang sudah saya buktikan dari 81 itu saya ambil random, dari Jakarta Timur, Utara, Selatan, Barat dan Pusat dan yang lain itu saya membuktikan bahwa 36 tempat yang saya cek, dengan saya menggunakan orang lain membeli narkoba di diskotek itu, nyatanya terbukti," kata Buwas.

Sumber: ANTARA

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Daerah

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari