Darmin Tunjukan Keseriusan Pemerintah Dorong Inklusi Keuangan di Depan Ratu Belanda
berita
FOTO: Humas Kemenko Perekonomian
RILIS.ID, Jakarta— Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution mengatakan, Indonesia telah mencapai kemajuan signifikan dalam inklusi keuangan.  Mengingat, Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan angka inklusi keuangan 2019 yakni 75 persen.

“Pencapaian kami adalah diterbitkannya Peraturan Presiden Nomor 82 Tahun 2016 tentang Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI),” tuturnya. 

Namun, berdasarkan data terakhir 2014, indeks inklusi keuangan Indonesia masih 36 persen. Untuk itu, pemerintah menetapkan tujuh pilar SNKI, demi mencapai target inklusi keuangan Presiden. Diantaranya: 

(1) Pendidikan Keuangan, 
(2) Hak Kepemilikan Warga Negara, 
(3) Fasilitas Intermediasi dan Saluran Distribusi, 
(4) Jasa Keuangan di Sektor Pemerintahan, 
(5) Perlindungan Konsumen, 
(6) Peraturan, 
(7) Infrastruktur. 

Ketujuh pilar, sekaligus menandai keseriusan pemerintah terhadap komitmen mendorong inklusi keuangan Tanah Air.  Hal ini disampaikan Darmin saat menerima kunjungan kehormatan Utusan Khusus Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), untuk Inklusi Keuangan/United Nations Secretary General’s Special Advocate (UNSGSA) for Financial Inclusion, Ratu Maxima dari Belanda, Selasa (13/2/2018) di Kantor Kemenko Perekonomian.

Darmin menyampaikan apresiasinya atas kunjungan kedua Ratu Maxima dalam rangka meningkatkan inklusi keuangan di Tanah Air. Sebagaimana diketahui, kunjungan Ratu Maxima kali ini ke Indonesia bukan yang pertama kali. Sebelumnya, pada 2016 Ratu Maxima juga datang ke Indonesia. 

Ditunjuk sebagai Utusan Khusus PBB, Ratu Maxima bertugas mempromosikan pentingnya inklusi keuangan secara global, untuk mencapai tujuan pembangunan ekonomi. 

Pesan utamanya adalah, inklusi keuangan mampu mempercepat kemajuan untuk mencapai sejumlah prioritas nasional, seperti pengurangan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, keamanan pangan, persamaan gender dan pertumbuhan yang seimbang. 


Tags
Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Bisnis

Terkini

Dapatkan Berita terkini setiap hari
contoh:nama@gmail.com