IKAPMII Nilai Sekolah Lima Hari Tidak Tepat
berita
RILIS.ID, Jember— Ketua Ikatan Keluarga Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (IKAPMII) Jember, Jawa Timur, Akhmad Taufiq mengatakan kebijakan yang dikeluarkan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan belum berlandaskan kesadaran Nasional dengan melihat karakter dan wilayah Indonesia yang beragam. Hal itu disampaikan untuk mengkritisi kebijakan yang akan menerapkan lima hari sekolah dalam sepekan pada tahun ajaran 2017/2018.

"Sehingga lima hari sekolah kurang tepat diterapkan secara menyeluruh di Indonesia," katanya, Minggu (11/6/2017).

Menurutnya, sekolah lima hari dengan alasan untuk memenuhi minimal 40 jam pelajaran dirasa kurang berdasar. Karena hanya dinilai pada pada tataran normatif dan prosedural semata.

"Pada tataran substantif, pemberlakukan kegiatan belajar di sekolah mulai Senin hingga Jumat tidak memenuhi derajat orientasi visional pendidikan nasional," ucap dosen Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Jember itu.

Ia juga menuturkan bahwa kebijakan seharusnya juga mempertimbangkan aspek nasionalitas ke-Indonesiaan dalam membentuk kebijakan pendidikan yang akan dilakukan.

"Kami menilai keputusan ini terlalu dini dan cenderung dipaksakan karena belum mempertimbangkan secara seksama karakter dan cakupan wilayah Indonesia yang sangat beragam tersebut," ujarnya.

Ia menjelaskan kegiatan belajar selama delapan jam sehari tentu dapat mengganggu kegiatan anak-anak yang biasanya belajar mengaji di tempat pendidikan Al-Quran, mushala, masjid, dan pesantren yang dilaksanakan usai shalat Ashar.

"Atas dasar beberapa pertimbangan tersebut, IKAPMII Jember berharap keputusan lima hari sekolah atau full day school oleh Mendikbud dapat ditinjau ulang atau dibatalkan demi stabilitas dan kondusivitas pendidikan nasional yang sedang berjalan," ucap Akhmad Taufiq yang juga Ketua LP3M (Lembaga Pengembangan Pembelajaran dan Penjaminan Mutu) Universitas Jember.

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Muda

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari