Kejar Target Inklusi Keuangan, Sertifikasi Tanah Jadi Strategi
berita
ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza
RILIS.ID, Jakarta— Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan angka inklusi keuangan 2019 mencapai 75 persen. Sedangkan, per 2014 indeks inklusi keuangan Indonesia masih 36 persen. Untuk itu, pemerintah menetapkan tujuh pilar Strategi Nasional Keuangan Inklusif (SNKI), demi mencapai target Presiden.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menjelaskan, dari ketujuh pilar SNKI, Hak Kepemilikan Warga Negara sebanyak 4,2 juta sertifikat tanah telah diterbitkan sepanjang 2017. 

Pemerintah sendiri berkomitmen untuk mempercepat sertifikasi tanah lebih banyak lagi. Hal ini bertujuan untuk menerbitkan 7 juta sertifikat tanah pada 2018 dan 9 juta sertifikat tanah pada 2019, seperti yang diinstruksikan Presiden Jokowi.

"Untuk 2018, targetnya naik jadi 7 juta dan tahun 2019 menjadi 9 juta. Di 2020, kita berharap semua tanah sudah disertifikasi,” tutur Darmin di Jakarta, Selasa (13/2/2018).

Adapun ketujuh pilar SNKI yang dimaksud, meliputi:

(1) Pendidikan Keuangan, 
(2) Hak Kepemilikan Warga Negara, 
(3) Fasilitas Intermediasi dan Saluran Distribusi, 
(4) Jasa Keuangan di Sektor Pemerintahan, 
(5) Perlindungan Konsumen, 
(6) Peraturan, 
(7) Infrastruktur. 

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Bisnis

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari