Klaim Realisasi APBNP Menggembirakan, Nyatanya Defisit Terus Bengkak
berita
FOTO: RILIS.ID/ Indra Kusuma
RILIS.ID, Jakarta— Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Fadli Zon, mengatakan rasio defisit anggaran sepanjang pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla (JK) cenderung membengkak. 

Pada 2014, defisit masih berada di angka Rp227,4 triliun, atau sekitar 2,26 persen terhadap PDB. Tahun 2015, defisit melonjak mencapai Rp318,5 triliun atau mencapai 2,8 persen terhadap produk domestik bruto (PDB).

"Jika kita perhatikan, sekitar 75-80 persen pembiayaan defisit Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) memang ditutup oleh utang, baik yang berasal dari dalam maupun luar negeri. Inilah yang harus kita waspadai, karena saya melihat pemerintah terlalu menggampangkan persoalan, jika membahas masalah utang ini," katanya dalam pernyataan resmi kepada rilis.id di Jakarta, Kamis (4/1/2018).

Periode 2015-2016, Fadli menambahkan, persentase rasio defisit memang sempat turun, namun realisasi defisit 2017 kembali meningkat.Ini ditunjukkan dengan data realisasi defisit sementara 2017, yakni Rp345,8 triliun.

"Secara nominal, realisasi defisit 2017 memang lebih rendah ketimbang realisasi defisit 2016, yang mencapai Rp367,7 triliun," imbuhnya.

Meskipun secara nominal jumlahnya turun, Ketua umum Himpunan Kerukunan Tani Indonesia tersebut menuturkan, persentasenya terhadap PDB justru meningkat. 

"Jika 2016 rasio defisit APBN-P terhadap PDB mencapai 2,49 persen. Maka tahun lalu, angkanya naik menjadi 2,57 persen terhadap PDB," imbuhnya.

Untuk itu, pemerintah diharapkan untuk terus memperhatikan perkembangan defisit anggaran, agar rasio defisit negara tidak membengkak.

"Selain karena ketentuan mengenai hal itu telah diatur tegas oleh UU No. 17/2003 tentang Keuangan Negara. Itu juga karena, pemerintah selama ini selalu menutup defisit dengan menciptakan utang baru, poin yang juga diatur tegas oleh UU yang sama," pungkasnya.

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Bisnis

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari