Menteri Amran Sebut Kampanye Negatif Sawit Indonesia Pengaruhi Harga CPO
berita
Presiden Jokowi didampingi Menteri Pertanian Amran Sulaiman tengah menanam bibit kelapa sawit. FOTO: Biro Pers, Media, d
RILIS.ID, Jakarta— Menteri Pertanian Amran Sulaiman menyatakan, komitmen Indonesia mendukung pertanian berkelanjutan belum banyak membantu memperbaiki citra produk pertanian sawit di dunia internasional.

Pasalnya, posisi Indonesia sudah melampaui negara maju seperti Amerika dan Cina dalam hal pertanian berkelanjutan. Namun prestasi itu tak serta merta menghentikan kampanye hitam kepada sawit Indonesia.

"Isu negative (black campign) terhadap perkebunan sawit kita, sangat mempengaruhi harga produksi CPO di pasar internasional," kata Amran baru-baru ini.

Untuk diketahui, Menteri Amran Sulaiman dan Presiden Joko Widodo hadir bersama dalam acara launching replanting sawit di Sumatera Utara.

Amran bahkan menegaskan, pemerintah berkomitmen agar selalu mendukung industri pertanian termasuk petani sawit. Apa yang dilakukan, kata Amran, sesuai instruksi Presiden Jokowi menyatakan pihaknya berada ditengah petani yang membutuhkan.

"Kami selalu mendapat perintah dari Presiden, untuk memenuhi seluruh kebutuhan petani, sarana produksi bahkan keluhan sekecil apapun, presiden perintahkan agar negara hadir di tengah masalah yang dihadapi rakyat," pungkasnya. 

Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Bisnis

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari