Saudi Aramco Investasi di Malaysia, Bagaimana dengan di Indonesia?
berita
RILIS.ID, Jakarta— Saudi Aramco akan menanamkan modamnya sebesar US $ 7 miliar di proyek kilang minyak raksasa Malaysia dalam program kerjasama dengan Petronas. Progam yang terletak di Johor tersebut terkait dengan Refinery and Petrochemical Integrated Development Project (Proyek Pembangunan Kilang dan Petrokimia Terpadu)

Sementara di Indonesia, Saudi Aramco ditawari untuk investasi dengan nilai proyek sebesar US$ 14 miliar. “Kami membuka peluang untuk investasi pada proyek di Bontang, Kalimantan Timur, serta upgrading Kilang Balongan dan Kilang Dumai,” ujar Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia, Rachmad Hardadi.

Diketahui Saudi telah mencanangkan pendapatan non-minyak naik enam kali lipat dari sekitar US$ 43,5 miliar per tahun menjadi US$ 267 miliar dan meningkatkan ekspor non-minyak dari 16% PDB menjadi 50% PDB.

Sebelumnya Indonesia meminta Arab Saudi untuk dapat menghilangkan hambatan perdagangan dan akses pasar pada produk halal, perikanan, obat-obatan, alat kesehatan, serta tekstil dan garmen. Pihak Arab Saudi sepakat untuk berinvestasi pada sektor keuangan melalui Saudi fund contribution to the financing of development project senilai US$1 miliar.

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Bisnis

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari