Tak Mampu Bayar Utang Tahun Depan, Ini Saran Indef
berita
ILUSTRASI: RILIS.ID/ Hafidz Faza
RILIS.ID, Jakarta— Pengamat Ekonomi The Institute for Development of Economics and Finance (INDEF) Bhima Yudhistira Adhinegara menilai, kemampuan bayar utang 2018 bakal menurun. 

Hal tersebut, dipicu tingginya beban utang pemerintah tahun depan. Kondisi tersebut dikhawatirkan akan mendorong debt to service ratio (DSR) yang merupakan rasio pembayaran utang terhadap kinerja ekspor berada di atas 30 persen, atau melampaui batas aman yakni 25 persen.

"(DSR lampaui batas) dampaknya, kemampuan bayar utang menurun. Ini juga terjadi pada Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang diberi penugasan infrastruktur," kata Bhima kepada rilis.id di Jakarta, Senin (18/12/2017).

Menurut dia, salah satu solusi yang bisa dilakukan pemerintah saat ini adalah mengerem utang dan memperbaiki kinerja ekspor. Rem utang bisa dilakukan, dengan merasionalisasi proyek-proyek infrastruktur.

Bhima juga mengusulkan, agar pemerintah menunda sementara proyek-proyek yang saat ini masih dalam tahap perencanaan.


Tags
#Utang
#Utang Luar Negeri
#Kemampuan Bayar Utang
#Indef
#Bhima Yudhistira Adhinegara
Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Bisnis

Terkini

Dapatkan Berita terkini setiap hari
contoh:nama@gmail.com