Apa Itu Henti Jantung Mendadak, Yuk Simak Penjelasan Hipgabi
berita
FOTO: Istimewa
RILIS.ID, Bali— Himpunan Perawat Gawat Darurat dan Bencana Indonesia (Hipgabi) Provinsi Bali memberikan sosialisasi dan pelatihan kepada masyarakat terkait dengan penanganan kasus henti jantung mendadak.

Ketua Hipgabi Bali I Putu Budiarsana M.Nurs, EN mengatakan, kasus henti jantung mendadak (silent cardiac arrest) dapat dialami semua orang. Masyarakat harus paham tentang pencegahan dan penanganannya.  Karena, korban henti jantung mendadak dapat diselamatkan dengan pengetahuan dasar dan pelatihan bantuan hidup dasar atau Resusitasi Jantung Paru (TJP).

Menurutnya, Budiarsana kematian akibat henti jantung mendadak paling sering terjadi di luar rumah sakit. Kasus tersebut sering ditemukan masyarakat. Dikutip dari Alodokter.com, Henti jantung mendadak atau sudden cardiac arrest adalah kondisi dimana detak jantung mendadak berhenti, mengakibatkan penderitanya tidak dapat bernapas dan kehilangan kesadaran. Kondisi ini sangat membahayakan karena dapat menyebabkan cacat hingga kematian dalam hitungan menit jika tidak cepat ditangani.

Penyebab utama henti jantung mendadak adalah aritmia (kelainan ritme jantung) yang terjadi karena gangguan pada pusat pembangkit listrik (sinus node) jantung. Sinus node berfungsi sebagai pengatur aliran listrik dalam jantung yang membantu mengontrol ritme dan proses pemompaan. Jika terjadi masalah, otomatis ritme jantung menjadi tidak teratur sehingga kemampuan jantung untuk memompa darah pun akan terganggu. 

Lebih lanjut, Budiarsana mengatakan, sosialisasi kali ini sebagai langkah pengabdian masyarakat dengan memberikan pelatihan RJP dini dengan fokus kepada kompresi dada, pemberian kejut jantung dini dengan menggunakan AED. Pelatihan itu untuk membekali masyarakat umum agar dapat menolong korban yang mengalami henti jantung mendadak.

"Masyarakat menjadi barisan terdepan dalam pertolongan henti jantung mendadak di luar rumah sakit," ucap Budiarsana.

Ia berharap, masyarakat dapat melakukan pertolongan yang tepat dan cepat untuk korban henti jantung mendadak.

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Gaya Hidup

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari