Begini Kriteria Kumpul-Kumpul yang Bakal Dibubarkan Polisi
berita
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono. FOTO: Istimewa
RILIS.ID, Jakarta— Aparat kepolisian bakal membubarkan kegiatan perkumpulan orang bahkan memberi sanksi pidana demi memutus rantai penyebaran Coronavirus Disease (COVID-19) di Indonesia.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri Brigjen Polisi Raden Prabowo Argo Yuwono menjelaskan kriteria perkumpulan massa yang dibubarkan oleh aparat keamanan setelah imbauan secara persuasif dan humanis.

"Adalah ‎pertemuan sosial, budaya, keagamaan, dan aliran kepercayaan dalam bentuk seminar, lokakarya, sarasehan, serta kegiatan yang sejenis," ujar Brigjen Argo di Jakarta seperti dikutip dari Antara, Rabu, (25/3/2020).

Selain itu, kata Argo, kegiatan kerumunan massa, seperti konser musik, pekan raya, festival, bazar, pasar malam, pameran, hingga resepsi keluarga, juga bakal dibubarkan. 

"Termasuk pula kegiatan olahraga, kesenian dan jasa hiburan, unjuk rasa, pawai, karnaval, serta kegiatan lainnya yang mengumpulkan massa," tukasnya. 

Pembubaran kerumunan massa mengacu pada Maklumat Kapolri tentang Kepatuhan terhadap Kebijakan Pemerintah dalam Penanganan Penyebaran COVID-19.

Pemerintah telah mengimbau masyarakat bekerja, belajar, dan beribadah di rumah, serta menjaga jarak fisik dan menjaga pola hidup bersih dan sehat. Imbauan ini menyusul penyebaran penularan COVID-19 yang meningkat di Indonesia.
 



Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Nasional



Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari