Biofarma Digenjot, Begini Target Menko Perekonomian soal Vaksin hingga Akhir 2020
berita
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman
RILIS.ID, Jakarta— Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menargetkan Indonesia mendapat akses terhadap 30 juta vaksin COVID-19 yang diproduksi PT Bio Farma sampai akhir 2020.

"Kita berharap sampai akhir tahun kita bisa mempunyai akses terhadap 30 juta vaksin produksi di Biofarma. Ini merupakan inisiatif yang paling depan," katanya dalam diskusi daring di Jakarta, Rabu (26/8/2020).

Selain itu, Airlangga mengatakan pemerintah juga sedang mengupayakan terkait uji klinik fase ke-3 antara PT Kimia Farma dengan Wuhan Institute Biological Products di Uni Emirat Arab (UEA) yang sedang dijalani.

Tak hanya itu, ia menyebutkan kerja sama pengembangan vaksin turut dilakukan oleh Astra Zeneca, Moderna/Institute of Allergy and Infectious Diseases.

"Kerja sama juga dilakukan antara Kalbe dengan Genexine Korea," ujarnya.

Menurutnya, pemerintah Indonesia akan memperoleh vaksin sebagai public goods dengan harga direntang 5-10 dolar AS melalui GAVI/CEPI.

"Berbagai vaksin ini diharapkan dapat memastikan COVID-19 untuk dihentikan atau dimitigasi," katanya.

Sumber: Antara

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Bisnis

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari