BKSAP DPR Umumkan Pemenang Lomba Esai Nasional
berita
Ketua BKSAP DPR RI, Fadli Zon. FOTO: RILIS.ID
RILIS.ID, Jakarta— Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI mengumumkan pemenang "Lomba Penulisan Esai Nasional" untuk menggalang solidaritas penanganan pandemi COVID-19, dalam rangka peringatan Hari Demokrasi Internasional Tahun 2020. Sesuai waktu yang ditetapkan, Tim Juri telah memfinalisasi nama-nama pemenang lomba yang terdiri dari 5 orang untuk Kategori Muda (usia 17-25 tahun) dan 5 orang untuk Kategori Umum (usia di atas 25 tahun).

Ketua BKSAP DPR RI Fadli Zon menjelaskan bahwa nama-nama pemenang ini telah disaring melalui beberapa tahapan yang cukup ketat, mulai dari kelengkapan administrasi, pengecekan persentase plagiarisme, hingga unsur-unsur penilaian tulisan ilmiah populer yang mencakup format penulisan dan tata bahasa, data dan sumber informasi, kesesuaian topik dan manfaat tulisan; serta korelasi antara pembahasan dan kesimpulan.

Animo masyarakat terhadap Lomba  Penulisan Esai Nasional BKSAP DPR RI ini cukup memuaskan, yaitu sebanyak 1618 peserta dari seluruh Indonesia telah mendaftar dan sebanyak 549 esai telah masuk dan telah diverifikasi untuk menjaring menyaring 22 finalis yang hasil karyanya dinilai layak untuk dipublikasikan. Pengumuman Pemenang dapat diakses di http://ksap.dpr.go.id/esai-bksap.

Pimpinan dan Anggota BKSAP mengucapkan selamat kepada peserta yang telah berhasil menjadi pemenang “Lomba Esai Nasional BKSAP DPR RI” dan mengharapkan sumbangsih dari seluruh peserta yang telah mengirimkan naskah esainya agar dapat meningkatkan kualitas peran diplomasi parlemen Indonesia di kancah global yang selama ini dilaksanakan oleh BKSAP DPR RI.  Berikut nama - nama pemenang Lomba Kategori Muda dan Kategori Umum.

Kategori Muda

Juara 1, Elisabeth Felita Silalahi dari Palangka Raya dengan esai berjudul “Optimalisasi Peran Badan Kerja Sama Antar Parlemen dalam Mengaktualisasi Kemitraan Global yang Progresif sebagai Obat Mujarab Penanganan Pandemi COVID-19 dan Akselerasi Pemulihan Tatanan Kehidupan Masyarakat”.

Juara 2, Riqko Nur Ardi Windayanto dari Malang dengan esai berjudul “Menanti Fajar dari Gedung Nusantara: Kapasitas Parlemen dan Konstruksi Solidaritas Politik sebagai Upaya Membangun Tata Kelola Kesehatan Global (WHO) Berbasis Riset Teknologi dalam Penanganan Pandemi COVID-19”.

Juara 3, Adif Rachmat Nugraha dari Cirebon dengan esai berjudul “Pandemi COVID-19: Tantangan Multikulturalisme dan Peran Strategis Parlemen”.

Juara Harapan 1, Resty dari Enrekang, berjudul “Peluang dan Tantangan Diplomasi Parlemen Indonesia Dalam Meningkatkan Multikulturalisme di Masa Pandemik”.

Juara Harapan 2, Novanda Fatih dari Kulon Progo, berjudul “GARUDA (Global Action for Protecting Human Rights & Democracy): Menjaga Hak Asasi Manusia dan Prinsip Demokrasi saat Pandemik Global COVID-19”.

Kategori Umum

Juara 1, Alexander Arie Sanata Dharma dari Bukittinggi, berjudul “Parlemen yang Informed, Involved, dan Engaged: Multilateralisme sebagai Penajaman Tata Kelola Demokratis dalam Penanggulangan COVID-19”.

Juara 2, Dias Khadijah Kinanthi dari Depok, dengan esai berjudul “Reaktualisasi Multikulturalisme dalam Diplomasi Vaksin COVID-19”.

Juara 3, Rangga A. Akhli dari Bandung, berjudul “Pandemi COVID-19, Diplomasi Parlemen dan Depolitisasi Kesehatan”.

Juara Harapan 1, Zulfikar Dilahwangsa dari Makasar, berjudul “Diplomasi Parlemen dalam Upaya Preventif Penyakit pandemi sebagai Ancaman Non-Tradisional di Lingkup Regional ASEAN”.

Juara Harapan 2, Anniza Cahya Kusuma dari Pati berjudul “Peran Diplomasi DPR RI dalam Mewujudkan Good Global Health Governance dalam Menghadapi Pandemi COVID-19”. 

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top DPR Corner

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari