Ditemui KSAD Andika, Ganjar Beberkan Jurus Penanganan COVID-19
berita
FOTO: Dispenad
RILIS.ID, Jakarta— Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo membeberkan upaya penanganan COVID-19 di provinsi tersebut saat bertemu dengan Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Andika Perkasa, Selasa (11/8/2020). 

Ganjar mengungkapkan, penanganan COVID-19 di Jawa Tengah dimulai dari paradigma masyarakat dan pemerintah tentang virus tersebut, persoalan lab dan testing, pemetaan kelompok rentan atau komorbit, penyelesaian masalah sosial dan ekonomi, sampai pemberian sanksi yang tepat.

Ganjar juga menjelaskan mengenai program Jogo Tonggo dan ekstensinya dalam lingkup yang lebih kecil seperti Jogo Kerjo, Jogo Pasar, dan Jogo Santri.

"Penanganan kesehatan itu utama tetapi penanganan ekonomi juga harus menempel. Kalau tidak maka yang terjadi seperti saat ini, pertumbuhan ekonomi menurun. Maka kami coba dorong usaha kecil, mikro, dan ultramikro untuk tumbuh agar bisa merecovery ekonomi," kata Ganjar dalam keterangan tertulisnya, Kamis (13/8/2020). 

Mengenai sanksi, lanjut Ganjar, beberapa pendekatan yang digunakan dengan melibatkan para ahli seperti antropolog, psikolog, budayawan, agamawan, dan lainnya untuk merumuskan itu. Memang sudah ada 15 kabupaten/kota yang memiliki regulasi tetapi baru dua yang sudah fitting dengan Inpres nomor 6 tahun 2020.

"Sanksi ini juga berkaitan dengan psikologis. Harus ada deterens dan efek jeranya. Psikologis ini juga penting jadi edukasi ke masyarakat masih kami kedepankan," ujarnya.

Sementara itu mengenai peran TNI, Ganjar mengatakan bahwa sangat penting dan cukup efektif dalam penanganan COVID-19. Bagaimana keterlibatan TNI ini bisa mendorong ketaatan protokol termasuk juga perihal edukasi kepada masyarakat

"Efektif. Maaf, seragam ini mempengaruhi kondisi psikologis. Ketegasan ini akan memberikan contoh. Lalu ada Bhabinsa yang datang ke rumah-rumah, pendekatan itu sangat bagus untuk edukasi ke warga," ungkap Ganjar.

Sementara itu, KSAD Jenderal Andika Perkasa mengatakan, apa yang dilakukan oleh Ganjar Pranowo selama ini sangat baik. Bahkan, ia secara terang-terangan mengatakan kedatangannya adalah mencari gambaran dan masukan terlebih Presiden Joko Widodo juga sudah memasukkan peran TNI dalam penanganan COVID-19 ini.

"Mendengar langsung dari bapak itu sangat luar biasa. Justru realitanya yang dihadapi itu kan beda dengan teori. Itu yang bagi saya penting," katanya menanggapi cerita Ganjar.

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Daerah

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari