Fadli Zon: Penaikan Tarif Tol JORR Memeras Rakyat
berita
Wakil Ketua DPR Fadli Zon. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua DPR Fadli Zon mengecam rencana pemerintah menaikkan tarif Tol Jakarta Outer Ring Road (JORR) mulai Rabu (20/6/2018). Rencana tersebut disebut Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra sebagai kebijakan yang tidak memiliki alasan kuat.

"Saya menilai, kebijakan tersebut hanya menguntungkan BUJT (Badan Usaha Jalan Tol) dan menambah beban ekonomi masyarakat. Bahkan kebijakan ini makin memeras rakyat di tengah daya beli yang lemah," tulis Fadli Zon dalam akun pribadinya, Selasa (19/6/2018).

Menurut Fadli Zon, rencana kenaikan tersebut sangat tak logis. Pendapatan jalan tol saat ini sudah tinggi, tapi standar pelayanan masih belum memadai.

Badan Pengelola Jalan Tol (BPJT) menyampaikan dua alasan penaikan tarif tol. Pertama, mendorong kendaraan angkutan barang untuk mematuhi aturan muatan dan dimensi. Kedua, mempersingkat waktu tempuh yang dijalani pengguna jalan tol karena gerbang tol yang dilewati berkurang.

"Dua alasan ini sekilas tampak membela kepentingan publik. Namun hal tersebut sebenarnya hanya membalut kepentingan terselubung sesungguhnya untuk menggenjot keuntungan," kata Fadli Zon.

"Kalkulasi kenaikan tarif tidak melalui pertimbangan matang. Dua hal tersebut menandakan tujuan kenaikan tarif kali ini memang hanya untuk meningkatkan keuntungan pengelola jalan tol. Bukan karena mau meningkatkan pelayanan," tambahnya.

Tarif tol rencananya dipatok Rp15.000 dari  awalnya Rp9.500. "Ini artinya telah terjadi kenaikan sebesar 57 persen. Lantas, apakah laju inflasi kita sebesar itu?" tanya Fadli Zon.

Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Bisnis

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari