Hindari Ancaman, TNI Lakukan Deteksi Dini saat Penutupan Asian Games
berita
Panglima TNI bersama Kapolri. FOTO: Istimewa.
RILIS.ID, Jakarta— Panglima TNI, Marsekal Hadi Tjahjanto, memastikan akan melakukan sejumlah upaya dalam mengamankan acara penutupan Asian Games 2018 di Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK), Senayan, Jakarta.

Salah satunya, kata Hadi, pihaknya akan melakukan pencegahan dan deteksi dini untuk menghindari adanya kelompok yang ingin mengganggu dan mengancam jalannya acara penutupan tersebut.

Hadi menyampaikan hal itu saat menghadiri undangan Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian dalam rangka persiapan kegiatan closing ceremony di Polda Metro Jaya Jakarta pada Kamis, 30 September kemarin.

"Kita akan tingkatkan derajat cegah dini dan deteksi dini dalam mekanisme pengamanan guna mengantisipasi adanya kelompok yang ingin menggagalkan kegiatan closing ceremony Asian Games ke-18," katanya.

Mantan Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) itu menjelaskan, pelaksanaan cegah dini dan deteksi dini tersebut salah satunya dengan meningkatkan pemasangan drone buster. 

Hal itu dilakukan dalam rangka mengacak maupun melakukan blocking apabila ada yang mengoperasikan drone seperti saat opening ceremony yang lalu.

Hadi juga menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam mengamankan dan menyukseskan Asian Games 2018.

"Kami mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang telah dibangun TNI-Polri, panitia dan seluruh pihak yang terkait atas berjalannya dengan baik pelaksanaan Asian Games ke-18 mulai dari pembukaan sampai dengan jelang penutupan," ujarnya.

Dalam kesempatan itu, turut hadir Ketua Umum INASGOC Erick Thohir dan Ketua INAPGOC Raja Sapto Oktohari. Selain itu juga ada Wakapolri Komjen Pol Ari Dono Sukmanto, Kabaintelkam Komjen Pol Lutfi Lubihanto, dan Asops Panglima TNI Mayjen Lodewyk Pusung.

Editor:



Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Nasional



Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari