Indonesia Andalkan Muhammad Ahlul Firman di Triathlon
berita
Ilustrasi cabang olahraga Triathlon. FOTO: Instagram/@worldtriathlon
RILIS.ID, Jakarta— Muhammad Ahlul Firman menjadi satu-satunya atlet yang diturunkan tim Indonesia dalam nomor triathlon putra Asian Games 2018 di Jakabaring Sporti City, Palembang, Sabtu (1/9/2018).

Ahlul merupakan salah satu dari 33 kontestan yang bersaing merebut medali emas pada nomor triathlon putra, yang akan dipertandingkan sekitar pukul 07.30 WIB.

Laga di ajang Asian Games 2018 akan menjadi tantangan bagi atlet 21 tahun itu, karena sejauh ini pengalamannya untuk triathlon kelas elite yang menggunakan standar olympic distance tercatat hanya ada satu, yakni di kejuaraan Asia di Palembang pada 2017.

Saat itu, Ahlul berada di ranking 31 dunia.

Sementara itu, lawan-lawannya sangat berat terutama dari Jepang. Negara matahari terbit itu menurunkan dua atlet, yakni Jumpei Furuya dan Makoto Odakura.

Jumpei, 27 tahun, yang mengenakan nomor 1 di Asian Games ini punya banyak pengalaman di kejuaran dunia dan meraih medali emas di kejuaraan Asia pada 2018.

Kontestan lainnya adalah Ji Hwan Kim dari Korea Selatan, peraih perak triathlon nomor beregu di Asian Games 2014 Incheon, Korea Selatan. Negeri ginseng itu menurunkan dua atletnya, yakni Ji Hwan Kom dan Min Ho Heo.

Pada saat persiapan menjelang pertandingan, Jumpei Furaya mengatakan, pertandingan triathlon Asian Games 2018 sangat penting bagi dirinya sebagai perwakilan dari Jepang.

"Motivasi tertinggi saya sebagai target yang harus dicapai adalah meraih medali emas di pertandingan ini," ujarnya.

Sehari sebelumnya, atlet Jepang Yuko Takahashi meraih medali emas di triathlon elite putri. Baik Yuko maupun Jumpei, memiliki kesamaan yakni sudah punya pengalaman bertanding di Palembang sehingga memahami kondisi dan familiar dengan suhu panas kota tersebut.

Pada pertandingan triathlon Asian Games 2018, setiap atlet mengawali pertandingan dengan berenang di danau buatan di depan arena menembak Jakabaring Sport City sebanyak dua putaran (laps).

Masing-masing putaran berjarak 750 meter, sehingga setiap atlet harus berenang sejauh 1,5 kilometer.

Selanjutnya, mereka akan melakukan transisi ke sepeda sejauh 40 kilometer, yang terdiri dari enam laps dengan masing-masing berjarak 6,7 kilometer.

Titik start dan finis bersepeda di depan arena menembak. Rute yang dilalui para atlet akan melintasi wisma atlet, keluar ke jalan raya melalui pintu utama dan melintasi Tugu Parameswara, kemudian lurus mengarah ke Jembatan Ampera, namun berputar balik dan kembali ke titik awal bersepeda.

Selanjutnya, atlet akan melanjutkan pertandingan dengan berlari sejauh 10 kilometer yang dibagi dalam empat laps.

Rute lari tetap berada di dalam kompleks Jakabaring Sport City.

Sumber: ANTARA



Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Olahraga





Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari