Kementerian PUPR Pastikan Proyek Infrastruktur Jalan Terus
berita
FOTO: Istimewa
RILIS.ID, Jakarta— Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), memastikan proyek infrastruktur yang sedang dikerjakan akan terus berjalan.

Meski begitu, kata Inspektur Jenderal Kementerian PUPR Widiarto, pihaknya akan melakukan efisiensi, khususnya terkait dengan belanja anggaran. 

"Kementerian PUPR menghemat belanja barang dan melakukan shifting ke belanja modal atau ke belanja yang lebih produktif. Namun tidak ada instruksi untuk menunda, infrastruktur jalan terus, tidak ada yang direm,” katanya di kawasan Merdeka Barat, Jakarta, Jumat (10/8/2018). 

Widiarto menjelaskan ada tiga jenis belanja anggaran di Kementerian PUPR, yakni belanja barang operasional, non-operasional, dan belanja yang berkarakter modal. 

"Belanja berkarakter modal contohnya, infrastuktur yang diserahkan ke masyarakat, seperti rumah swadaya. Dan ini yang memang akan diperbesar," ujarnya. 

Adapun belanja yang akan cenderung dikurangi, lanjut dia, adalah belanja barang nonoperasional, yakni berupa studi, kajian, workshop. Pengurangan belanja jenis ini, dalam satu tahun sekitar 15 persen. 

Widiarto menyebut, total persentase belanja modal PUPR pada 2018 mencapai angka 81 persen. Sedangkan pada 2019, meningkat hingga 83 persen. 

“Untuk 2019 berusaha untuk shifting belanja barang non-operasional, ke belanja yang lebih produktif, jumlahnya sebanyak Rp4 triliun yang akan di-refocusing ke belanja modal dan berkarakter modal,” sebutnya.

PUPR, imbuh Widiarto, merupakan salah satu kementerian dengan anggaran yang paling besar. Hal itu lantaran dalam lima tahun pemerintahan Presiden Jokowi, infrastruktur menjadi tumpuan pembangunan.

"Baik untuk mendorong pertumbuhan ekonomi maupun penciptaan lapangan kerja," tandasnya.

Editor: Sukma Alam

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Bisnis

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari