KLB Corona, Politisi PDIP: Kurangi Berkumpul dan Konsumsi Jamu
berita
M Nabil Haroen (Gus Nabil). FOTO: Istimewa
RILIS.ID, Jakarta— Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Muchamad Nabil Haroen, mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Surakarta yang menyatakan status Kejadian Luar Biasa (KLB) akibat penyebaran virus corona (COVID-19). Diketahui, Wali kota Surakarta FX Hadi Mulyadi menetapkan Solo sebagai KLB pada Jumat malam (13/3/2020). 

"Saya mengapresiasi pemerintah kota Surakarta yang bergerak cepat dan terbuka mengumumkan status KLB, meski konsekuensinya besar. Tapi, langkah cepat ini lebih baik daripada menunda, sehingga ada tindakan-tindakan pencegahan dan penanganan yang baik," ujar Nabil dalam keterangan yang diterima Minggu, (15/3).

Untuk mendukung tim medis dan pemkot Surakarta, Nabil pun langsung meninjau lokasi penanganan dan tim kesehatan.

"Saya langsung meluncur ke Surakarta pada Sabtu pagi (14/3) untuk mengetahui lebih detail apa yang terjadi, berinteraksi dengan warga serta berkunjung ke RS Moewardi," katanya. 

Kunjungan tersebut, lanjutnya, untuk mencari solusi penanganan, serta mendukung tim kesehatan dan pemerintah dalam menangani pasien-pasien yang terdampak COVID-19. 

Legislator yang kerap disapa Gus Nabil ini mengungkapkan, penanganan pasien positif COVID-19 di RS Moewardi sudah dilakukan sesuai dengan standar protokol WHO. Ketersediaan ruang isolasi pun juga mencukupi. 

"Hanya saja persediaan APD, khususnya masker-menipis, karena tidak ada pasokan dari vendor. Rentang habis APD tinggal 1 bulan lagi," katanya. 

Gus Nabil pun meminta masyarakat untuk menahan diri, menjaga diri agar tidak tertular sekaligus tidak menyebarkan virus corona. 

"Caranya bagaimana? Mengurangi aktifitas berkumpul dengan kolega, teman, atau keluarga dalam jumlah massal," terang dia.

"Harus ada skala prioritas, sebisa mungkin menghindari kontak fisik dengan orang lain untuk mengurangi penyebaran virus. Tentu saja harus pada skala yang normal, sehingga tidak mengganggu kewajiban pekerjaan/mencari nafkah," kata Nabil menambahkan. 

Di sisi lain, tambah Gus Nabil, bagi yang merasa sehat harus terus menjaga kesehatan. Dia menyarankan agar masyarakat mengkonsumsi makanan yang higienis dan jamu-jamu tradisional/ herbal untuk meningkatkan kekebalan tubuh. 

"Jangan sampai merasa sehat, tapi ternyata terinfeksi virus dan menyebarkan ke ruang publik. Kita semua harus saling menjaga, untuk kebaikan bersama," tukasnya. 



Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Nasional



Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari