Komisi I DPR: Pemerintah Tak Kompak dalam Perlindungan Data Pribadi
berita
Rapat Paripurna DPR. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
RILIS.ID, Jakarta— Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) mendorong RUU perlindungan data pribadi masuk ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) prioritas tahun ini. Namun Wakil Ketua Komisi I Hanafi Rais mengaku kecewa sebab ternyata RUU tersebut tidak dimasukan oleh Pemerintah menjadi RUU prioritas.

Hanafi pun merasa heran. Pasalnya seperti tidak ada kekompakan di internal pemerintah. Ini mengingat Kominfo ingin agar RUU tersebut segera menjadi Undang-undang (UU). Namun, ternyata Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham) belum memasukannya ke badan legislatif DPR.

"Saya ketemu Rudiantara (Menteri Komunikasi dan Informatika atau Menkominfo) sepakat UU perlindungan data pribadi jadi prioritas. Setelah di cek ke baleg Menkumham enggak masukan ke RUU priorotas. Jadi pemerintah satu suara enggak ni? Antara pemerintah di internalnya apakah punya semangat yang sama? Jangan sampai ini mendesak tapi di internal pemerintah sendiri belum satu suara," kata Hanafi di dalam diskusi di Jakarta, Sabtu (10/3/2018).

Pria yang juga politisi PAN itu melihat, RUU perlindungan data pribadi sudah dalam kategori mendesak. Mengingat, saat ini marak penyalahgunaan data pribadi berupa NIK dan KK seseorang.

"Kalau sudah melakukan menyerahkan data pribadi ada jaminan kerahasiaanya. Data pribadi yang sudah diserahkan pada negara untuk tujuan apapun dengan perstujuan warga negara tersebut. Ini belum muncul di UU yang saya sebutkan. Termasuk penegakan hukumnya berpihak kepada warga negara tersebut," tegasnya

Atas dasar itu, Hanafi meminta agar Menkumham dan Menkominfo satu suara dalam memasukan RUU ini menjadi UU prioritas. Sehingga dalam tahun ini masyarakat tak berani lagi melakukan penyalahgunaan data pribadi.

"Saya desak ke Kumham dan Kominfo ajukan perlindungan data pribadi ke DPR. Sehingga saya harapkan muncul juga kelegaan bagi ratusan juta warga yang sudah lakukan registrasi," tutupnya.

Editor: Elvi R

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Nasional

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari