Soal UNBK Matematika Dinilai Hambat Kualitas Pendidikan
berita
Ilustrasi pelaksanaan UNBK.
RILIS.ID, Jakarta— Komisioner Bidang Pendidikan KPAI, Retno Listyarti menilai, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah melakukan malapraktik pendidikan dalam UNBK pada mata pelajaran matematika.

"Menguji anak-anak dengan soal yang materi dan jenis soalnya tidak pernah diajarkan adalah malapraktik dalam pendidikan," kata Retno di Jakarta, kemarin.

Ini malah akan merugikan siswa dan menghambat kualitas pendidikan. Ia menyesalkan penjelasan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy yang mengatakan soal matematika UNBK memang dibuat sulit.

"Soal dibuat sulit karena termasuk jenis soal Higher Order Thinking Skills (HOTS)," tuturnya.

Menurut Retno, secara metodologis tingkat kesulitasn soal ditentukan secara statistik, yaitu berapa siswa yang menjawab benar, salah atau tidak menjawab dari populasi atau sampel yang diteliti.

"Sederhananya bila banyak siswa menjawab benar, berarti soal itu mudah, begitu pula sebaliknya. Padahal, hasil UNBK matematika SMA belum diketahui hasilnya," katanya.

KPAI tidak membuka posko pengaduan terkait dengan pelaksanaan UNBK tingkat SMK/MA. Namun, pengaduan yang masuk ke Komisioner Bidang Pendidikan cukup banyak, baik melalui aplikasi perpesanan instan, perpesanan media sosial, maupun telepon langsung.

"Ada siswa yang mengadu menyatakan hanya meyakini jawaban benar sekitar lima hingga 10 dari 40 soal yang diujikan," kata Retno.

Ketika digali lebih lanjut, para siswa pengadu mengaku tidak pernah mendapatkan soal jenis itu dalam pembelajaran dan penilaian selama 3 tahun di SMA.

Sumber: ANTARA

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Muda

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari