KPK Pertanyakan Surat Sprinlidik yang Ada di Tangan Masinton
berita
Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri. RILIS.ID/Fajar Alim Mustaqin
RILIS.ID, Jakarta— Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mempertanyakan bocornya surat perintah penyelidikan (sprinlidik) terkait kasus suap yang menjerat Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Wahyu Setiawan yang kemudian ditunjukkan oleh anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PDI Perjuangan Masinton Pasaribu dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC), Selasa (14/1) malam.

Menurut Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, selama penyelikan surat yang dipegang petugas KPK tidak pernah diberikan kepada pihak yang tidak berkepentingan.

"Bapak Masinton kemarin itu menunjukkan surat perintah penyelidikan, perlu kami tegaskan ketika KPK menjalankan tugas dibekali dengan surat tugas surat penyelidikan. Namun, tidak pernah diberikan kepada pihak manapun yang tidak berkepentingan langsung dalam proses-proses penyelidikan tersebut," ucapnya di gedung KPK, Jakarta, Rabu (15/1/2020).

Oleh sebab itu ia pun mempertanyakan keaslian surat tersebut. "Kemudian apakah itu asli atau tidak yang ditujukan oleh Pak Masinton tersebut. Jadi, secara substansinya seperti apa kita tidak tahu," ujarnya.

Kendati begitu, KPK dikatakannya tak akan terganggu perihal polemik surat tersebut. Ia menyebut proses kasus tersebut akan jalan terus.

"Ini bukan dalam konteks mengganggu tidak mengganggu karena ini proses penyelidikan pun sudah selesai kami kan sekarang fokus pada penyidikan yang sudah menetapkan empat orang tersangka. Teman-teman penyidik sedang bekerja kami yakini teman-teman penyidik bekerja sesuai aturan hukum, undang-undang. Kami jalankan sesuai mekanisme yang ada," ujar Ali.

Adapun sprinlidik tertanggal 20 Desember 2019 tersebut ditandatangani langsung oleh Ketua KPK saat itu Agus Rahardjo. Sprilindik itu dikeluarkan untuk melaksanakan penyelidikan terhadap dugaan tindak pidana korupsi berupa penerimaan hadiah atau janji oleh penyelenggara negara di KPU terkait dengan penetapan anggota DPR RI terpilih 2019-2024.
 

Sumber: Antara



Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Nasional



Terkini



Dapatkan berita terkini setiap hari