Kunjungi Green Canyon Pangandaran, MPR: Potensi Wisata Alam Harus Mampu Sejahterakan Warga
berita
Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid melakukan kunjungan ke Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu, (16/9/2020). FOTO: Biro Pemberitaan MPR
RILIS.ID, Jakarta— Wakil Ketua MPR Jazilul Fawaid melakukan kunjungan ke Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Rabu, (16/9/2020). Menurutnya, kabupaten pemekaran dari Kabupaten Ciamis itu mempunyai banyak potensi wisata. 

“Di kabupaten ini ada wisata religi dan wisata alam”, ujar Jazilul dalam keterangannya, Kamis (17/9/2020).

Saat di Pangandaran, politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) itu mengunjungi Cukang Teneuh atau yang popular disebut Green Canyon. Suatu wisata alam susur sungai yang masih alami dan penuh dengan keindahan alam.

Pria asal Pulau Bawean, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, itu berharap potensi wisata alam yang ada di Green Canyon ditingkatkan dan dimaksimalkan. “Saya berharap agar promosi Green Canyon ditingkatkan”, katanya. 

Tak hanya itu, dia menyarankan, agar fasilitas yang ada juga dikembangkan dan dilengkapi. “Potensi alamnya sangat luar biasa sehingga perlu dikemas lebih baik dan profesional”, paparnya. 

Di tempat ini disebut wisatawan bisa melakukan berbagai macam wisata air seperti susur sungai, rafting, snoorkling, dan diving. Dengan mengelola wisata alam secara tepat, kata Gus Jazil, maka hal yang demikian akan mengimbas pada kesejahteraan warga sekitar. 

“Saya berharap potensi wisata alam yang ada mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di sekitar”, kata alumni PMII itu.

Selain Green Canyon yang menjadi andalan Pangandaran, di kabupaten ini juga terbentang pantai selatan. Saat berada di Pangandaran, Jazilul melintas di sepanjang pantai itu. Salah satu pantai yang ada adalah Pantai Barat. Pantai ini biasa digunakan wisatawan untuk melihat matahari terbenam. 

Jazilul mengaku kagum dengan keindahan pantai yang ada. "Pantai di Pangandaran juga perlu dipromosikan lebih massif lagi agar mampu mendatangkan wisatawan", paparnya. 

Dia menjelaskan, di tepian pantai masih terhampar tanah-tanah yang masih banyak ditumbuhi pepohonan sehingga membuat suasana menjadi lebih menyegarkan.

Saat di Pangandaran pedagang merasa bersyukur atas kedatangan rombongan Jazilul Fawaid. Kehadiran mereka disebut membuat dagangan makanan dan minuman seperti mie rebus, krupuk, kopi, teh, dan es kelapa muda, menjadi terjual. Selama pandemi COVID-19 diakui, dagangannya sepi.

"Alhamdulillah kedatangan Bapak Jazilul kita jadi laris", ucap ibu pemilik warung di area parkiran Green Canyon.

Menyingkapi hal demikian, Jazilul Fawaid tetap menekankan proses penerapan protokol kesehatan tetap diberlakukan dalam segala lini kehidupan. 

"Termasuk di dunia pariwisata. Bila beraktivitas, kita wajib menerapkan protokol kesehatan", katanya.
 

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top MPR Corner

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari