Melonjak Signifikan, Belanja Sosial di Triwulan I-2018
berita
Dana bantuan sosial. ILUSTRASI: RILIS.ID/Hafidz Faza
RILIS.ID, Jakarta— Realisasi belanja bantuan sosial (bansos) pada triwulan I-2018 naik signifikan dibandingkan periode sama tahun lalu. Yakni, dari Rp9,5 triliun menjadi Rp17,9 triliun.

"Kita harapkan ini bisa membuat masyarakat yang rentan, mendapatkan bantuan sosial dan perlindungan dari negara," ujar Menteri Keuangan, Sri Mulyani, saat jumpa pers realisasi APBN triwulan I-2018 di Jakarta, Senin (16/4/2018).

Menurutnya, penyerapan belanja bansos yang dibutuhkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat mencapai 23,2 persen dari target APBN 2018 sebesar Rp77,3 triliun. Anggaran itu untuk penyaluran Program Keluarga Harapan serta pencairan Penerima Bantuan Iuran.

Selain bansos, tren positif realisasi pengeluaran ada di belanja pegawai Rp40,4 triliun (17,8 persen dari pagu), belanja barang Rp35,2 triliun (10,4 persen), dan belanja modal Rp9,7 triliun (4,8 persen). Realisasi belanja kementerian/lembaga hingga akhir Maret 2018 secara keseluruhan mencapai Rp103,1 triliun dari pagu Rp847,4 triliun (12,2 persen).

Sedangkan penyerapan belanja non-kementerian/lembaga, realisasinya menembus Rp130,8 triliun dari pagu Rp607,1 triliun (21,5 persen). Paling besar untuk pembayaran bunga utang Rp68,5 triliun (28,7 persen dari pagu).

Sementara itu, Direktur Jenderal Anggaran Kemenkeu, Askolani, menerangkan, realisasi belanja subsidi energi mencapai Rp25,3 triliun. Detailnya, subsidi BBM Rp15,7 triliun dan subsidi listrik Rp9,6 triliun.

Dari penyerapan subsidi energi tersebut, sekitar Rp9,3 triliun dimanfaatkan untuk membayar tunggakan kepada Pertamina maupun PLN tahun sebelumnya. Masing-masing Rp6,3 triliun dan Rp3 triliun.

"Realisasi subsidi triwulan I-2018 meningkat dari triwulan I-2017, karena adanya penyelesaian kurang bayar subsidi. Tunggakan tahun sebelumnya ini menggunakan pagu cadangan," pungkasnya.

Sumber: ANTARA

Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Bisnis

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari