Menlu: Uji Klinis Vaksin COVID-19 Berjalan Lancar
berita
Ilustrasi: RILIS.ID/Dendi Supratman
RILIS.ID, Jakarta — Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengatakan, pemerintah terus melakukan upaya untuk mempersiapkan vaksin COVID-19 yang akan diberikan kepada masyarakat. Persiapan ini dilakukan dengan prinsip kehati-hatian.

Berdasarkan laporan Kepala Tim Uji Klinis Vaksin COVID-19 Prof. Dr. Kusnandi, kata Retno, uji klinis tahap III vaksin yang dikembangkan oleh Sinovac dan PT Bio Farma Persero ini berjalan dengan lancar dan hasil yang baik.

“Kami tadi pagi melakukan rapat dan memperoleh informasi bahwa laporan yang diterima sampai saat ini uji klinis berjalan dengan lancar dan tidak diperoleh laporan efek yang berat,” kata Retno dilansir dari laman resmi Setkab, Selasa (29/9/2020).

Kementerian Luar Negeri, ujar Retno, terus memantau kerja sama yang dilakukan oleh BUMN Bio Farma dengan Sinovac.

“Tanggal 20-24 September, tim ahli Sinovac telah melakukan visitasi ke Bandung untuk meninjau production site vaksin Bio Farma dan sekaligus melakukan observasi pelaksanaan uji klinis fase III yang tengah dilakukan di Bandung dan sekitarnya,” ujarnya. 

Selain vaksin Sinovac, Bio Farma juga akan memproduksi vaksin hasil kerja sama dengan CEPI (Coalition for Epidemic Preparedness Innovations, red) dan kandidat vaksin-vaksin lain.

“Bio Farma memiliki total kapasitas produksi vaksin yang sudah dinaikkan dari 100 juta menjadi 250 juta,” ungkap dia. 

Sementara itu, Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) akan melakukan on site visit  ke fasilitas Sinovac di Beijing untuk melihat secara langsung kualitas dari vaksin yang dikembangkan. BPOM juga berkomunikasi dengan Sinopharm dan G42 serta otoritas Uni Emirat Arab (UEA) terkait data sharing uji klinis Vaksin Covid-19 yang diadakan di negara tersebut.

“Sharing data ini akan sangat penting bagi BPOM untuk penggunaan vaksin yang berasal dari Sinopharm dan G42 Ini sekali lagi merupakan langkah yang diambil oleh otoritas di sini, dalam hal ini BPOM, yang sangat hati-hati untuk memastikan safety, efficacy, dan quality dari vaksin tersebut,” kata Menlu.

Kementerian Luar Negeri akan memfasilitasi komunikasi dengan pihak luar negeri dalam upaya pengadaan Vaksin Covid-19.

“Kita terus berusaha agar vaksinasi dapat dilakukan secara tepat waktu dengan melihat safety, efficacy, dan quality-nya dan terus dilakukan persiapan secara seksama dan hati-hati,” pungkas Retno.

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Nasional

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari