Nazaruddin Benarkan Ada Uang e-KTP untuk Fraksi Demokrat
berita
RILIS.ID, Jakarta— Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, Muhammad Nazaruddin, mengakui fraksinya pernah menerima uang hasil proyek kartu tanda penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Adapun uang sebesar Rp300 miliar dikatakannya telah diserahkan langsung oleh pengusaha Andi Agustinus alias Andi Narogong di ruang kerjanya. Menurut Nazaruddin, uang tersebut digunakan untuk kepentingan Anas Urbaningrum maju sebagai calon Ketua Umum Partai Demokrat. 

"Diserahkan waktu itu oleh Andi langsung ke lantai 9 yang mulia. Kalau Partai Demokrat kita kordinasinya ke Mas Anas. Waktu itu memang lagi ngumpulkan dana maju ketua umum," kata Nazaruddin di sidang pengadilan tindak pidana korupsi Jakarta, Senin (19/2/2018).

Lalu, hakim pun menyandingkan dengan keterangan Anas yang membantah penerimaan uang yang dituduhkan. Namun, Nazaruddin mengaku tidak kaget dengan bantahan itu mengingat track record Anas yang selalu membantah di setiap kasus.

"Kalau Mas Anas dari yang kasusnya udah vonis pun dia bilang dia tidak kenal. Kalau ada satu rupiah aja terima uang dia bersumpah gantung di Monas, kasusnya kan sudah diputus, tapi belum gantung-gantung diri juga di Monas," beber Nazaruddin. 

Tak hanya itu saja, Nazaruddin menyampaikan, Fraksi Demokrat menerima uang sebesar 1 juta dolar AS yang diberikan lewat anggota Banggar dari fraksi Demokrat, Mirwan Amir. Ia menyebut uang tersebut kemudian diserahkan Mirwan kepada dirinya, yang ketika itu menjabat Bendahara Fraksi Demokrat.

"Waktu itu dibawa pak Mirwan Amir 1 juta dolar AS, diserahkan ke fraksi itu USD 500 ribu. Dan USD 500 ribu (sisanya) waktu itu ada kebutuhan saya lupa," kata Nazaruddin. 

Editor: Taufiqurrohman

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Nasional

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari