Nilai Kumulatif Pasien Sembuh COVID-19 di Mimika Capai 453 Orang
berita
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman
RILIS.ID, Mimika— Pasien sembuh dari kasus positif COVID-19 di Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, bertambah satu orang sehingga secara kumulatif pasien sembuh sudah mencapai 453 orang.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas COVID-19 Kabupaten Mimika Reynold Ubra mengatakan, selain terdapat penambahan satu pasien sembuh, pada saat bersamaan juga terjadi penambahan 13 kasus baru terkonfirmasi positif COVID-19 di Mimika.

"Ada penambahan 13 kasus baru positif. Rinciannya yaitu dari Distrik Mimika Baru lima kasus, Distrik Tembagapura empat kasus, Distrik Wania dan Kuala Kencana masing-masing dua kasus. Secara kumulatif jumlah kasus COVID-19 di Mimika sejak 25 Maret hingga 2 Agustus sebanyak 555 kasus atau pasien," jelas Reynold, di Mimika, Senin (3/8/2020).

Reynold yang juga menjabat Kepala Dinas Kesehatan Mimika itu menyebut dengan bertambahnya kasus baru positif COVID-19 di Mimika maka otomatis jumlah pasien yang dirawat dan diisolasi di rumah sakit juga bertambah dari sebelumnya sebanyak 84 orang menjadi 96 orang.

Adapun pasien meninggal akibat terpapar COVID-19 di Mimika sampai saat ini masih berjumlah enam orang. Dimana keseluruhan pasien meninggal tersebut terjadi pada periode April dan Mei lalu.

Dengan adanya temuan 13 kasus baru positif, saat ini terdapat dua kelurahan berstatus zona merah penularan COVID-19 di Mimika yaitu Kelurahan Tembagapura di Distrik Tembagapura dan Kelurahan Kwamki di Distrik Mimika Baru. Sementara Distrik Kuala Kencana dan Distrik Wania hingga kini berstatus zona kuning.

Secara terpisah VP Bidang Government Relation PT Freeport Indonesia Johnny Lingga mengatakan, perusahaan secara mandiri membiayai seluruh penanganan wabah COVID-19 di lingkungan kerja PTFI baik di wilayah dataran tinggi maupun di wilayah dataran rendah Mimika.

Penanganan yang dilakukan mulai dari pengobatan pasien terkonfirmasi positif COVID-19, pembenahan barak karyawan menjadi ruang isolasi bagi pasien COVID-19, penyediaan tenaga medis dan lainnya.

PTFI juga telah membeli dua unit mesin PCR untuk pemeriksaan dan penegakkan diagnosa kasus COVID-19 yang didatangkan langsung dari Korea Selatan dan kini dioperasikan di Klinik Kuala Kencana beserta sarana dan prasarana pendukung lainnya seperti reagen, peralatan rapid test dan lainnya.

"Dua alat PCR itu dibeli dengan harga sekitar Rp4 miliar, belum termasuk obat-obatan pasien dan lainnya," jelas Johnny.

Saat ini berkembang desakan dari berbagai kalangan di Mimika agar Pemkab setempat berani mengumumkan secara terbuka berapa besar alokasi anggaran yang dipergunakan untuk menangani wabah pandemi COVID-19.

Informasi yang dihimpun di Sekretariat Tim Gugus Tugas COVID-19 Mimika yang menggunakan Hotel Grand Mozza, salah satu hotel berbintang empat di Timika, anggaran yang dikucurkan Pemkab Mimika untuk penanganan COVID-19 telah mencapai sekitar Rp240 miliar.

Sumber: Antara

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Daerah

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari