Peningkatan Suku Bunga The Fed Tekan Pergerakan Rupiah
berita
Penukaran Valas. FOTO: RILIS.ID/Indra Kusuma
RILIS.ID, Jakarta— Pergerakan nilai tukar Rupiah yang ditransaksikan antarbank Jumat pagi (14/9/2018) bergerak melemah. Dilansir dari ANTARA, Rupiah melemah besar delapan poin menjadi Rp14.800 dibandingkan posisi sebelumnya Rp14.792 per Dolar AS.

Research Analyst FXTM, Lukman Otunuga mengatakan, bank sentral Amerika Serikat (The Fed) diperkirakan meningkatkan suku bunganya pada September ini sehingga pergerakan Rupiah tertahan.

"Sentimen itu masih membebani pasar negara berkembang, sehingga rupiah masih rentan melemah," katanya, melalui keterangan resmi, di Jakarta, Jumat.

Kendati demikian, pelemahan Rupiah relatif terbatas, karena optimisme pelaku pasar terhadap membaiknya hubungan Amerika Serikat dan Tiongkok setelah ada pengajuan negosiasi dagang baru oleh AS.

"Wacana ini secara umum adalah langkah positif karena kedua belah pihak bersedia untuk mengurangi ketegangan antara dua ekonomi terbesar dunia," ungkap Lukman.

Sementara itu, Ekonom Samuel Aset Manajemen, Lana Soellistianingsi mengatakan, mata uang kuat di kawasan Asia kompak melemah terhadap Dolar AS pagi ini sehingga menjadi sentimen negatif bagi Rupiah.

"Kendati demikian, Bank Indonesia masih akan berjaga-jaga di pasar menjaga Rupiah. Kalaupun melemah kemungkinan bergerak di kisaran sempit," ujarnya.

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Bisnis

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari