Pernah Laporkan ke KPK, Ini Harta Capres dan Cawapres Kita
berita
Prabowo dan Jokowi. FOTO:RILIS.ID/Dendi Supratman
RILIS.ID, Jakarta— Joko Widodo dan Ma'ruf Amin serta Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno telah resmi mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai bakal calon Presiden dan Wakil Presiden 2019. Lantas, berapa harta milik Joko Widodo (Jokowi) dan Prabowo Subianto?

Melalui laman acch.kpk.go.id yang diakses oleh rilis.id pada Sabtu (11/8/2018), Prabowo diketahui terakhir melaporkan harta kekayaannya pada 20 Mei 2014. Tepatnya, ia melaporkannya pada saat Pilpres 2014. Dalam laporan itu, Prabowo mengklaim memiliki harta kurang lebih Rp1,6 triliun dan USD 7,5 juta. 

Prabowo juga memiliki harta tidak bergerak berupa dua bidang tanah dan bangunan di Bogor serta dua bidang tanah dan bangunan di Jakarta Selatan dengan nilai total sekitar Rp 105 miliar. Sedangkan, untuk harta bergerak, ia memiliki tujuh unit mobil dan satu unit motor senilai total Rp 1,4 miliar.

Kendaraan milik Prabowo terdiri dari dua unit mobil Land Rover, satu unit mobil Toyota Alphard, satu unit Honda CRV, satu unit mobil Toyota Lexus dan satu unit mobil Mitsubishi Pajero, serta satu unit motor Suzuki.

Prabowo juga melaporkan bahwa ia memiliki peternakan kuda dengan jumlah 102 ekor senilai Rp 5 miliar,  512 ekor kambing senilai Rp 896 juta dan 80 ekor sapi senilai Rp 6,3 miliar. 

Prabowo memiliki barang-barang seni antik senilai sekitar Rp 3 miliar dan benda bergerak lainnya senilai sekitar Rp 1,2 miliar.

Harta terbanyak Prabowo berasal dari surat berharga. Prabowo mengklaim memiliki 26 surat berharga senilai total Rp 1.526.182.000.011 atau Rp 1,5 triliun dan USD 7,5 juta.

Prabowo juga memiliki giro dan setara kas lainnya sebesar Rp 20 juta dan USD 3 ribu. Namun ia memiliki utang sebesar Rp 28 juta yang berasal dari kartu kredit.

Sementara itu, Joko Widodo terakhir melaporkan hartanya kepada KPK pada 31 Desember 2014. Dalam laporannya, Jokowi memiliki harta kurang lebih Rp 30 miliar dan USD 30 ribu.

Ia juga memiliki harta tidak bergerak berupa 24 bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Boyolali, Sukoharjo, Surakarta, Karanganyar, Sragen, dan Jakarta Selatan senilai Rp 29 miliar.

Sedangkan untuk harta bergerak berupa kendaraan, Jokowi memiliki 10 unit mobil dan dua unit motor senilai total Rp 954 juta. Adapun belasan kendaraan ini terdiri dari dua unit mobil Suzuki, dua unit mobil Isuzu, dua unit mobil Mercedez Benz, satu unit Daihatsu Espass, satu unit mobil Nissan Grand Livina, satu unit mobil Nissan Juke, satu unit Toyota Kijang Innova, satu unit motor Yamaha Vega dan satu unit motor Yamaha Mio. 

Dalam laporan ini, Jokowi memiliki satu unit toko meubel dengan nilai sekitar Rp 572 juta. Jokowi juga memiliki harta bergerak berupa logam mulia, benda mulia dan benda bergerak lainnya senilai total Rp 361 juta.

Selain itu, Jokowi memiliki harta berupa foto dan setara kas lainnya senilai Rp 529 juta dan USD 30 ribu. Dalam LHKPN tersebut, Jokowi mengaku tak memiliki piutang, namun memiliki utang sebesar Rp 1,8 miliar.

Di sisi lain, para calon wakil presiden juga tercatat kekayaannya di KPK. Cawapres Ma`ruf Amin misalnya, tercatat melaporkan LHKPN pada 10 Mei 2001 saat menjabat sebagai anggota DPR. Pada saar itu ia memiliki dengan harta senilai total Rp427 juta.

Ia juga memiliki tanah dan bangunan senilai Rp231 juta, alat transportasi Rp290 juta, giro dan setara kas lain Rp50 juta serta Ma`ruf Amin tercatat memiliki utang Rp143 juta.

Sementara, calon wakil Presiden lainnya, Sandiaga Uno tercatat memiliki kekayaan sekitar Rp 3,8 triliun saat ia melaporkannya kepada KPK pada 29 September 2016 ketika hendak maju di Pilgub DKI Jakarta 2017.

Harta Sandiaga terdiri dari harta tidak bergerak berupa tanah dan bangunan senilai Rp 133 miliar. Sedangkan harta bergerak Sandiaga senilai Rp 375 juta dan harta bergerak lainnya senilai Rp 3,2 miliar.

Sandiaga juga memiliki harta surat berharga senilai Rp 3,7 triliun dan USD 1,3 juta. Serta punya harta giro dan kas lainnya sebesar Rp 12,9 miliar dan USD 30,2 juta.

 

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Nasional

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari