Pilih AHY Jadi Cawapres, Jokowi Untung Apa Rugi?
berita
AHY (kiri) dan Presiden Jokowi (kiri). FOTO: Instagram/@agusyudhyono
RILIS.ID, Jakarta— Pengamat politik dari Lembaga Ilmu Pengetahuan (LIPI) Wasisto Raharja Jati menilai, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) merupakan sosok anak muda cerdas di kancah politik nasional. 

AHY, disebut memiliki pemikiran yang tak jauh berbeda dengan ayahnya, Susilo Bambang Yudhoyono  (SBY) sebagai Presiden keenam RI. Bahkan, putra sulung ketua umum Partai Demokrat ini dapat mengimbangi Presiden Joko Widodo yang akan maju sebagai calon petahana di Pilpres 2019 nanti.

"AHY kan sosok yang cerdas, kemampuan memahami situasi yang sifatnya strategi itu bagus. Itu sesuai kepentingan presiden yang melihat proyeksi ke depan seperti apa," ujar Wasisto kepada rilis.id di Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Namun, bukan berarti Agus bakal mulus maju sebagai calon wakil presiden (cawapres). Menurut Wasisto, belum waktunya AHY menduduki jabatan RI 2.

Terlepas dari sosok AHY yang masih terbilang muda diranah politik taktis, kata Wasisto, latarbelakang putusnya karir militer suami dari artis Annisa Pohan ini juga dipertimbangkan publik.

"Masih muda, itu investasi lah. Namun, perlu dilihat juga sosok AHY ini kan jeda antara politik dan militer itu belum lama. Itu yang kira-kira masih banyak diragukan kemampuan AHY jadi pejabat publik," jelasnya. 

Menurut Wasisto, selama ini yang menjadi pejabat publik dari kalangan militer adalah mereka yang sudah berhenti menjadi perwira tinggi militer. AHY, berhenti ditengah-tengah karir sebagai Mayor TNI yang mencalonkan diri sebagai calon gubernur DKI kemudian ingin menjadi cawapres. 

"Ini kan jadi pertentangan dipublik, lah wong militer aja belum tuntas kok mau maunya menduduki jabatan tertinggi," cetusnya.

Editor: Sukma Alam

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Elektoral

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari