Pilpres Bakal Jadi Etalase Islam dan Demokrasi
berita
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman.
RILIS.ID, Jakarta— Pengamat Politik Madjid Politika, Yandi Hermawandi, mengatakan pemilihan presiden (Pilpres) 2019 dapat menjadi etalase kesesuaian Islam dengan demokrasi.

"Sebagai negara demokrasi terbesar ketiga di dunia dan berpenduduk muslim terbesar, Indonesia harus menunjukkan pada dunia bahwa Islam kompatibel (cocok) dengan demokrasi," katanya di Jakarta, Jumat (10/8/2018).

Ia mengemukakan, kekhasan spektrum umat Islam di Indonesia ketika berhadapan dengan demokrasi massa seperti muslim tradisionalis, muslim modernis, muslim perkotaan dan pedesaan, menjadi khasanah unik hubungan Islam dengan demokrasi di dunia.

Kesesuaian antara Islam dan demokrasi di Indonesia bukanlah pemberian, namun merupakan sebuah upaya bersama bangsa Indonesia.

"Ini tidak given, melainkan harus dijaga oleh seluruh rakyat bangsa Indonesia," katanya.

Sementara itu, Peneliti muda di Pusat Studi Politik dan Keamanan Universitas Padjadjaran (Unpad) Bandung Nanang Suryana mengatakan, suara dari kelompok Islam akan menjadi rebutan bagi semua pasangan calon di Pilpres 2019.

Dia memprediksi, kelompok Islam tak akan solid mendukung satu pasangan paslon tertentu di kontestasi tersebut.

"Perebutan suara kelompok Islam akan menjadi menarik di 2019," kata Nanang kepada rilis.id, Senin (9/7/2018).

Nanang menilai, masuknya sejumlah tokoh yang identik dengan kelompok Islam ke paslon tertentu juga mempengaruhi pecahnya suara dari kelompok tersebut.

Sebelumnya, dua pasangan calon presiden dan wakil presiden telah mendaftarkan diri ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada Jumat ini.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) bersama calon wakil presidennya, KH Ma'ruf Amin mendaftarkan ke KPU pada Jumat pagi. Sedangkan, Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno pada siang harinya.

KPU telah menyatakan dokumen keduanya lengkap, dan kedua pasangan tersebut segera mengikuti tes kesehatan.

Editor: Andi Mohammad Ikhbal

Sumber: ANTARA

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Elektoral

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari