Posko Medis ACT Tangani Ratusan Korban Aksi Rakyat Palestina
berita
Tim medis lokal dari lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) memberikan pertolongan medis pada korban luka dalam aksi Al-Awdah March, Jumat (4/5/2018) lalu. FOTO: Dok. ACT
RILIS.ID, Gaza— Tanah gersang dan panasnya terik matahari tak meredamkan semangat warga Gaza dalam menggelar aksi protes atas penjajahan di atas tanah Palestina.

Aksi yang bertajuk Al-Awdah March itu telah berlangsung setiap pekan di hari Jumat.

“Misi dalam aksi ini adalah mengajak seluruh umat dunia berdiri bersama kami untuk mendapatkan kebenaran dan hak kami dari Israel,” ujar Faqar dari tanah perbatasan di Khan Younis, sebelah Timur Gaza, Jumat (4/5/2018) lalu.

Kementerian Kesehatan Palestina melaporkan, empat warga Palestina meninggal dunia dan 950 orang terluka dalam aksi tersebut.

Di tengah situasi yang penuh asap gas air mata dan peluru-peluru berterbangan yang ditembakkan tentara Zionis, lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) mendirikan posko medis di lokasi  yang tak jauh dari pusat aksi.

Di tenda minimalis itu, para korban luka--termasuk anak-anak--yang merintih kesakitan mendapat perawatan medis darurat. Mereka dilarikan dalam kondisi tegopoh-gopoh ke tenda medis tersebut.

Baik relawan dokter dan perawat lokal tidak henti-hentinya melayani korban luka dari aksi Al-Awdah March. 

Posko medis tersebut mampu menampung belasan hingga puluhan pasien dalam sekali waktu.

Koordinator Relawan Medis ACT di lapangan dr Yassin mengatakan, para relawan dokter dan perawat ACT menangani setidaknya 506 kasus luka ringan pada Jumat lalu.

“Kami juga menangani enam pasien yang mengalami luka berat. Mereka kami bawa ke rumah sakit dengan menggunakan dua mobil ambulans yang bersiaga di dekat posko medis kami,” terang dr Yassin.

Menurutnya, tersedianya layanan medis darurat di tengah aksi Al-Awdah March tidak terlepas dari dukungan penuh masyarakat Indonesia untuk warga Palestina.

“Hari ini kita ada di Al Awdah March dan menyelenggarakan layanan medis gratis di sini, didukung oleh ACT dan masyarakat indonesia. Ini adalah bentuk kepedulian yang tulus dari masyarakat indonesia. Terima kasih banyak,” ungkap dr Yassin.

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Dunia

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari