Survei Median: Elektabilitas Jokowi Naik, Prabowo Malah Turun
berita
Jokowi -Prabowo. FOTO: RILIS.ID/Indra kusuma
RILIS.ID, Jakarta— Elektabilitas Presiden Joko Wododo masih mengungguli Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto, sebagai calon presiden di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019. Bahkan berdasarkan hasil survei Media Survei Nasional (Median), elektabilitas Jokowi mengalami kenaikan dibandingkan Prabowo. 

Direktur Riset Median, Sudarto, mengatakan elektabilitas Jokowi dalam survei itu berada di angka 36,2. Sementara Prabowo, berada di angka 20,4 persen.

Sedangkan Wakil Presiden Jusuf Kalla, meraih 4,3 persen dan disusul Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dengan 2 persen. 

"Survei dimulai dengan mengukur elektabilitas tokoh yang paling tepat menjadi capres. Pak Jokowi masih unggul 36,2 persen, disusul dengan Pak Prabowo 20,4 persen, dan nama kandidat lainnya," kata Sudarto di kawasan Cikini Jakarta, Senin (16/4/2018).

Kemudian, ujar Sudarto, survei dilanjutkan dengan mengukur tren elektabilitas masing-masing tokoh. Menurutnya, nama-nama seperti Jokowi, mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Jusuf Kalla, Ketum PKB Muhaimin Iskandar dan Gubernur NTB Tuan Guru Bajang (TGB) Zainul Majdi trennya terus mengalami kenaikan. 

"Pada Tahap ini Jusuf Kalla  dari 2,2 persen menjadi  4,3 persen, Muhaimin Iskandar dari 0,2 persen naik menjadi 1,9 persen, Gatot Nurmantyo dari 5,5 persen  menjadi 7 persen. Joko Widodo dari  35,0 persen jadi 36,2 persen. TGB dari 0,8 persen menjadi 1,5 persen dan yang terakhir adalah Anis Matta dari 1,5 persen menjadi 1,7 peraen," paparnya. 

Di saat Jokowi bersama tokoh lainnya mengalami kenaikan, Prabowo justru dalam survei itu elektabilitasnya menurun. Selain Prabowo, juga ada Anies Baswedan dan Komandan Kogasma Agus Harimurti Yudhoyono yang sama-sama mengalami penurunan elektabilitasnya. 

"Anies Baswedan dari angaka  4,5 persen turun menjadk 2,0 persen,  Agus Harimurti Yudhoyono dari 3,3 persen menjadi 1,8 persen, Prabowo Subianto dari 21,2 persen merosot ke angka  20,4 persen," paparnya. 

Survei Median sendiri digelar pada 26 Maret sampai 6 April 2018 dengan 1.200 respondens di Indonesia. Sampel dipilih secara random dan margin of error survei itu sebesar 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Editor: Taufiqurrohman

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Elektoral

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari