Tahun Depan, Kemenperin Revitalisasi 7.000 Sentra IKM
berita
Dirjen IKM Kemenperin, Gati Wibawaningsih (tengah), saat meninjau produk IKM di Pameran Kerajinan Jogja Istimewa, Plasa Pameran Industri, Kemenperin, Jakarta, 7 Maret 2017. FOTO: kemenperin.go.id
RILIS.ID, Jakarta— Sedikitnya 7.000 sentra industri kecil menengah (IKM) se-Indonesia akan direvitalisasi secara bertahap. Kementerian Perindustrian memulainya dengan pendataan kondisi IKM pada 2019 mendatang.

"Kami data, apakah sentranya masih ada atau tidak. Kemudian, apa yang mereka butuhkan untuk dapat mengembangkan usahanya yang sudah berdiri tersebut. Barulah kita melakukan revitalisasi," ujar Dirjen IKM Kemenperin, Gati Wibawaningsih, di Jakarta, Selasa (17/4/2018).

Terkait pendanaan revitalisasi sentra IKM, Kemenperin bakal menggandeng pemerintah daerah (pemda) dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda). "Anggarannya dari dana alokasi khusus (DAK)," jelasnya.

"Jadi, apa yang dibutuhkan IKM, kemudian apa yang perlu direvitalisasi, itu nanti datanya dari Kemenperin," imbuhnya.

Adapun target awal revitalisasi, ialah sektor IKM pangan. Soalnya, mayoritas dari 7.000 sentra tersebut. Kemenperin memfokuskan pada pengemasan untuk meningkatkan nilai tambah produk makanan.

"Kemasan penting, dong. Orang pertama lihat pasti dari tampilan luarnya. Makanya, kami beri binaan soal kemasan ini," terang dia.

Diharapkan program tersebut berjalan secepatnya dan menjangkau seluruh sentra IKM. "Tapi, kami akan prioritaskan di beberapa sektor dulu. Salah satunya, makanan tadi," tutup Gati.

Sumber: ANTARA

Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Bisnis

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari