Target Perdagangan Belum Tercapai, Indonesia-Turki Perkuat Kerja Sama
berita
Wagub DKI Sandiaga Salahuddin Uno dan Dubes Turki Mehmet Kadri Sander Gurbuz menyampaikan keterangan pers usai keduanya menggelar pertemuan kerja sama di Balai Kota, di Jakarta, Kamis (15/2/2018). FOTO: RILIS.ID/Syahrain F
RILIS.ID, Jakarta— Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Istanbul akan bekerja sama dengan World Trade Center (WTC) untuk memperkuat komitmen kerja sama perdagangan kedua pihak.

Konjen RI Herry Sudradjat dalam keterangannya, pada Sabtu (10/3/2018) menyebutkan, Indonesia dan Turki telah sejak lama memiliki hubungan dagang. Namun, menurutnya, masih perlu upaya lebih untuk mendekatkan pelaku usaha kedua negara tersebut.

“Hal ini penting untuk menciptakan peluang kerja sama bisnis,” ujar Herry dalam pernyataannya yang dirilis Kementerian Luar Negeri.

Dia menekankan, nilai perdagangan investasi dan pariwisata Indonesia dengan Turki hingga saat ini belum mencerminkan potensi maksimal kedua negara. Oleh karena itu, masih terdapat peluang sangat besar bagi pebisnis kedua negara untuk meningkatkan kerja sama di berbagai produk dan sektor.

Perdagangan RI-Turki hingga saat ini belum pernah melampaui US$2 miliar. Angka tersebut masih jauh di bawah target US$10 miliar untuk tahun 2023 yang pernah ditetapkan kedua kepala negara.

Nilai investasi Turki periode 2010-2017 baru mencapai sekitar US$106 juta. Sementara investasi Indonesia di Turki baru ditandai dengan kehadiran PT Indofood yang memproduksi mie instan.

Di sektor pariwisata, tercatat arus kunjungan wisatawan Indonesia ke Turki sekitar 70 ribu, sementara warga negara Turki yang berkunjung ke Indonesia berjumlah 17 ribu.

Sumber: Anadolu Agency

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Dunia

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari