Virus Corona Tetap Ada Meski Vaksin Ditemukan, Doni: Protokol Kesehatan Tetap Dijalankan
berita
Pemberian vaksin polio untuk anak. ILUSTRASI: RILIS.ID/Panji Satria
RILIS.ID, Jakarta— Kepala Satuan Tugas (Satgas) COVID-19, Doni Monardo mengingatkan kepada masyarakat untuk selalu menjaga protokol kesehatan, karena penemuan vaksin tak serta merta menghilangkan COVID-19 dari Indonesia.

‎"Bahwa sekarang dalam proses mendapatkan vaksin dan juga dalam proses menemukan obat. Tetapi ketika vaksin ditemukan dihasilkan dan telah diberikan kepada masyarakat. Tidak serta merta bahwa COVID-19 ini akan berakhir," ujar Doni di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/8/2020).

Menurutnya, keberaan virus COVID-19 belum bisa diprediksi hilang dalam jangka waktu tertentu. Bahkan, Doni menyebut masyarakat akan berdampingan dengan COVID-19.

"Sampai kapan? Belum ada yang bisa memberikan jawaban yang pasti. COVID-19 masih penuh dengan misteri, COVID-19 masih penuh dengan teka teki‎," katanya.

Seperti diketahui, pemerintah saat ini sedang mengembangkan vansin virus corona atau COVID-19 di dalam negeri. Vaksin yang dikembangkan ini diberi nama vaksin Merah Putih.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) berharap vaksin ini bisa selesai pada pertengahan 2021 mendatang. Sehingga nantinya bisa dipakai untuk menyebuhkan masyarakat.

"Kita harapkan vaksin ‎Merah Putih ini juga akan segera selesai dan diperkirakan akan bisa selesai nanti di pertengahan tahun 2021," ujar Jokowi.

Jokowi mengatakan dalam mengembangkan vaksin Merah Putih ini pemerintah Indonesia telah bekerja sama dengan Tiongkok, Uni Emirat Arab, dan Korea Selatan.

Jokowi percaya vaksin virus Korona ini akan bisa dikalahkan dengan vaksin yang bakal ditemukan ini. ‎Sehingga nantinya vaksin itu bakal diberikan masyarakat Indonesia.

"Kita optimis bahwa dengan segera ditemukan vaksin ini. Nanti kita bisa vaksinisasi kepada seluruh rakyat," ungkapnya.

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Nasional

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari