Wagub Terpilih Ini Siap Angkat Jokowi dengan Target Kemenangan 70 Persen
berita
Wagub terpilih Maluku Utara, Rivai Umar. FOTO:
RILIS.ID, Jakarta— Wakil Gubernur Maluku Utara terpilih, Rivai Umar, mendeklarasikan dukungannya kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019. Ditargetkan kemenangan sang petahana ini mencapai 70 persen di provinsi tersebut.

Pihaknya sudah berkoordinasi dengan parpol-parpol pengusungnya di Maluku Utara atas deklarasi dukungan ini. Sebab, daerahnya butuh sosok pemimpin nasional seperti Jokowi yang fokus pada pembangunan infrastruktur.

"Khususnya, untuk pembangunan tol laut, karena di sana adalah daerah kepulauan," kata Rivai saat melangsungkan jumpa pers di Jakarta pada Kamis (19/7/2018).

Progres pembangunan tol laut, kata dia, sangat dirasakan masyarakat Maluku Utara. Saat ini, distribusi barang sudah lancar, dan mampu menekan harga. Ia berharap, terpilihnya lagi Jokowi, proyek tol laut makin berkembang.

Menurut dia, ada sejumlah daerah berlokasi di pulau-pulau terluar, berjauhan dengan pusat kota. Ke depannya, ia berharap program tol laut untuk sejumlah wilayah tersebut bisa lebih diprioritaskan.

"Kami ingin ada tambahan armada transportasi lagi, jadi harga barang juga bisa lebih murah lagi," tambahnya.

Adanya tol laut tersebut, Rivai meyakini, Jokowi meraih perolehan suara yang cukup signifikan. Meski pada 2014 lalu Jokowi kalah di Maluku Utara, namun ia optimis di pilpres tahun depan, capres petahana ini akan menang.

"Target kami sekitar 60-70 persen. Jumlah pemilih di 2019 nanti sekitar 800 ribu, ini tentu bisa menambah perolehan suara nasional," ujarnya.

Selama masa kampanye kemarin, kata dia, pasangan calon yang diusung Golkar serta PPP ini juga selalu mengampanyekan Jokowi ke masyarakat. Karena itu, ia berharap, Jokowi turut berkunjung nantinya ke Maluku Utara.

"Sangat berharap," ujarnya.

Kemudian, terkait dengan masalah hukum yang menjerat Gubernur terpilihnya, Ahmad Hidayat Mus, dia menyerahkan pada proses hukum yang berlaku saat ini. Pun terkait gugatan ke MK atas penetapan hasil pilkada di sana.

"Kita taat aturan saja, ikuti proses hukum yang berlaku," tutup Rivai.

Sebelumnya, KPU Maluku Utara pada Sabtu, 7 Juli lalu menetapkan Ahmad Hidayat Mus dan Rivai Umar sebagai pasangan calon terpilih Pilkada 2018.

Namun, di satu sisi, Ahmad Hidayat Mus merupakan tahanan KPK sejak Maret lalu atas dugaan pengadaan lahan fiktif di Kepulauan Sula, Maluku Utara. Selain itu, kubu lawannya Abdul Gani Kusuba-M Yasin Ali mengajukan gugatan ke MK.

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Daerah

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari