Wisata Sederhana Itu Memberi Makan Rusa Tutul
berita
Rusa di sekitar Istana Bogor gampang mendekat dan lebih jinak. FOTO: RILIS.ID/Yayat R Cipasang
RILIS.ID, Bogor— Memberi makan rusa tutul (Axis axis) menjadi pengalaman menarik bagi anak-anak. Dan, saat itu pula menjadi kesempatan bagi para orangtua memberikan pengetahuan sederhana tentang rusa misalnya perihal ciri-ciri mana rusa yang betina dan rusa yang jantan.

Ketika anak bertanya, "Kok, ada rusa yang bertanduk dan banyak yang tidak?"

Saat itulah orangtua dapat menjelaskan, "Rusa yang bertanduk adalah pejantan dan jumlahnya sedikit. Sedangkan rusa yang tidak bertanduk adalah betina dan jumlahya lebih banyak."

Tempat favorit untuk memperkenalkan rusa tutul kepada anak-anak cukup Anda berkunjung ke Kota Bogor tepatnya di trotoar sepanjang Jalan Ir. H. Djuanda di sekitar Kompleks Istana Bogor. Ketika Ada merapat ke pagar di trotoar segerembolan rusa yang sehat dan terawat akan merapat.

Pada hari Sabtu, Minggu dan tanggal merah, saat-saat yang sangat mengenyangkan bagi rusa-rusa. Karena pada hari itulah dari pagi hingga sore banyak warga dan anak-anak dengan senang hati memberikan maka rusa berupa wortel segar. 

Untuk memberi makan rusa, Anda tidak harus membawa wortel dari rumah. Cukup membeli wortel di tempat dari sejumlah pedagang yang pada hari-hari biasa dan libur jualan wortel untuk makanan rusa yang dikemas dalam satu kantong plastik kecil. Setiap kantong dihargai Rp5.000.

Rosadi (50), misalnya, hampir setiap hari terutama pagi hari jualan wortel makanan rusa. Kalau lagi cuaca bagus alias tidak hujan bapak dua anak ini mengaku mendapat penghasilan bersih Rp300  ribu. "Ya, kalau hujan mah sampai pernah hanya dapat Rp50 ribu," ujarnya, Minggu (25/2/2018).

Rosadi juga menuturkan, selain wortel rusa juga sangat doyan sayuran lainnya seperti kangkung dan sawi. Namun dua jenis sayuran ini dilarang diberikan oleh petugas setempat. "Ini gara-gara dulu ada rusa yang mati dan setelah dibelek di dalam ususnya banyak menggumpal karet gelang," Rosadi bercerita.

"Karet gelang paling mudah untuk mengikat sawi dan kangkung," tambahya.

Rosadi juga mengaku tidak leluasa menjual wortel di trotoar. Ia bersama sekira 10 temannya masih harus berkucing-kucingan dengan pentolan Satpol PP Kota Bogor. 

"Karena itu saya jualannya pakai tas (gemblok) seperti ini," aku Rosadi.

Saat Satpol PP tiba, Rosadi pun dalam sekejap bisa bisa berbaur dengan para pengunjung lainnya dan bila pengunjung sepi ia pun dapat berjualan air mineral yang juga tersimpan rapi dalam tas multifungsinya. Karena itu Rosadi berjualan wortel tak jauh dari lampu merah di sekitar SMA 1 Kota Bogor.

Untuk sampai tempat favorit memberi makan rusa tutul, Anda tinggal jalan kaki sekira 500 meter dari Stasiun Kereta Api Kota Bogor. Atau kalau Anda dari arah Terminal Bus Baranangsiang tinggal naik Angkot 03 jurusan Baranangsiang-Laladon.

Ohya, bagi Anda yang tak sempat ke Kota Bogor untuk melihat rusa tutul bisa juga melihatnya di kawasan Monas  juga di kawasan Taman Makam Pahlawan Kalibata dan juga Taman Kompleks Parlemen Senayan Jakarta.

Dulu, sempat ada juga rusa tutul di Kompleks Universitas Indonesia Depok. Tapi entah kenapa sekarang rusa tutul sudah tidak ada lagi di sekitar UI.

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Wisata

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari