Pajero yang Kecelakaan di Tol Lampung Ditahan PT HK karena Belum Bayar Ganti Rugi Rp24 Juta
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Pajero yang Kecelakaan di Tol Lampung Ditahan PT HK karena Belum Bayar Ganti Rugi Rp24 Juta

...
RILIS.ID
Bandarlampung
6 Januari 2022 - 23:10 WIB
Daerah | RILISID
...
Ilustrasi kecelakaan di Tol Lampung.

RILISID, Bandarlampung — Sudah jatuh tertimpa tangga. Mungkin itulah peribahasa yang tepat untuk Pendi Simarmata, pengemudi Mitsubishi Pajero Sport yang mengalami kecelakaan hingga menabrak pagar pembatas jalan (Guardrail) Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Lokasi kejadian tepatnya berada di ruas Bakauheni-Terbanggibesar (Bakter) KM 13+000 B pada Rabu (5/1/2022) malam.

Pendi Simarmata pun terpaksa membayar ganti rugi senilai Rp24 juta setelah mobil bernopol B 1372 ELS yang ia kemudikan menabrak pagar pembatas jalan.

Permintaan pembayaran ganti rugi tersebut dilayangkan PT Hutama Karya (PT HK) melalui suratnya yang beredar di media sosial, Kamis (6/1/2022).


PT HK menuntut kerugian kepada si pengemudi sebesar Rp24 juta lebih. Angka itu merupakan nilai keseluruhan dari guardrail yang rusak sepanjang 20 meter.

Sementara harga estimasi guardrail per meter sebesar Rp1.230.511.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Branch Manager PT HK Ruas Tol Bakter Hanung Hanindito membenarkan informasi tersebut.

"Iya benar (Mobil ditahan)," ujar Hanung melalui WhatsAppnya, Kamis (6/1/2022).

Menurutnya, kerugian tersebut senilai dengan perbaikan dan harga material yang akan dibeli oleh PT HK ruas Bakter.

"Karena sarana keselamatan untuk pengguna jalan harus kami perbaiki kembali, dan kami diperiksa oleh kementerian PUPR untuk itu pak," kata dia.

Ia pun mengimbau si pengemudi bisa langsung ke Kantor HK Ruas Tol Bakter jika merasa keberatan.

"Silakan yang bersangkutan datang ke kantor untuk kami jelaskan," imbuh Hanung.

Hanung berharap pengemudi jalan tol bisa menaati peraturan yang telah ditetapkan. Sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Untuk itu kami menekankan supaya berhati-hati di jalan tidak melebihi batas kecepatan yg sudah ditetapkan," tandasnya. (*)

Laporan: Dwi Des, Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Pajero yang Kecelakaan di Tol Lampung Ditahan PT HK karena Belum Bayar Ganti Rugi Rp24 Juta

...
RILIS.ID
Bandarlampung
6 Januari 2022 - 23:10 WIB
Daerah | RILISID
...
Ilustrasi kecelakaan di Tol Lampung.

RILISID, Bandarlampung — Sudah jatuh tertimpa tangga. Mungkin itulah peribahasa yang tepat untuk Pendi Simarmata, pengemudi Mitsubishi Pajero Sport yang mengalami kecelakaan hingga menabrak pagar pembatas jalan (Guardrail) Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS).

Lokasi kejadian tepatnya berada di ruas Bakauheni-Terbanggibesar (Bakter) KM 13+000 B pada Rabu (5/1/2022) malam.

Pendi Simarmata pun terpaksa membayar ganti rugi senilai Rp24 juta setelah mobil bernopol B 1372 ELS yang ia kemudikan menabrak pagar pembatas jalan.

Permintaan pembayaran ganti rugi tersebut dilayangkan PT Hutama Karya (PT HK) melalui suratnya yang beredar di media sosial, Kamis (6/1/2022).


PT HK menuntut kerugian kepada si pengemudi sebesar Rp24 juta lebih. Angka itu merupakan nilai keseluruhan dari guardrail yang rusak sepanjang 20 meter.

Sementara harga estimasi guardrail per meter sebesar Rp1.230.511.

Dikonfirmasi terkait hal itu, Branch Manager PT HK Ruas Tol Bakter Hanung Hanindito membenarkan informasi tersebut.

"Iya benar (Mobil ditahan)," ujar Hanung melalui WhatsAppnya, Kamis (6/1/2022).

Menurutnya, kerugian tersebut senilai dengan perbaikan dan harga material yang akan dibeli oleh PT HK ruas Bakter.

"Karena sarana keselamatan untuk pengguna jalan harus kami perbaiki kembali, dan kami diperiksa oleh kementerian PUPR untuk itu pak," kata dia.

Ia pun mengimbau si pengemudi bisa langsung ke Kantor HK Ruas Tol Bakter jika merasa keberatan.

"Silakan yang bersangkutan datang ke kantor untuk kami jelaskan," imbuh Hanung.

Hanung berharap pengemudi jalan tol bisa menaati peraturan yang telah ditetapkan. Sehingga kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Untuk itu kami menekankan supaya berhati-hati di jalan tidak melebihi batas kecepatan yg sudah ditetapkan," tandasnya. (*)

Laporan: Dwi Des, Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya