Taruna Taruni Akpol Taklukkan Dunia, Raih Medali Emas Lewat Inovasi Detektor Longsor
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Taruna Taruni Akpol Taklukkan Dunia, Raih Medali Emas Lewat Inovasi Detektor Longsor

...
RILIS.ID
Jakarta
3 Oktober 2021 - 21:58 WIB
Teknologi | RILISID
...
Taruna Taruni Akpol meraih medali emas di ajang World Invention Competition and Exhibition 2021. Foto: Istimewa

RILISID, Jakarta — Lima Taruna Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan ke-55 meraih medali emas di ajang World Invention Competition and Exhibition 2021. Torehan itu menyingkirkan 362 negara lainnya.

Ajang yang diselenggarakan Indonesian Young Scientist Association bekerja sama dengan SEGi University & Colleges, Malaysia, secara virtual.

Raihan kelima Taruna Taruni yang terdiri atas Brigadir Dua Taruna NNi Putu Ayu Dewi, Dimas Darmawan, Ilham Akbar, Kevin William, dan Maulidya Nurmaranti, menjadi kado hari ulang tahun (HUT) Akpol ke-56.

Mereka mengangkat tema The Utilization Of ASET (Arduino Sengon Tree) as an Early Warning of Landslide Detector lewat karya ilmiah Pemanfaatan ASET sebagai peringatan dini detektor longsor.

Pemanfaatan ASET tersebut disebut-sebut bisa membantu pemerintah menekan biaya kerugian yang disebabkan bencana tanah longsor.

Detektor yang mereka rancang bisa mendeteksi pergerakan tanah yang disebabkan tanah longsor dengan media pohon Sengon. Pohon ini dipilih karena memiliki akar yang sangat rentan dengan aktivitas bawah tanah.

Pohon Sengon juga mudah ditemui di seluruh wilayah Indonesia sehingga memudahkan pendeteksian.

Detektor yang dipasangkan ke pohon Sengon akan mengirimkam sinyal melalui radio jika pohon mengalami kemiringan akibat tanah yang bergeser.

Selain medali emas, Taruna Taruni Akpol yang terdiri dari Audi Aryasatya, Paskalis Grezandafarel Wibowo, Shinta Amanda, Arief Satrio, Asyril Rivai, juga menyabet empat medali perak melalui karya ilmiah berjudul Sistem Pendeteksi Masker Otomatis untuk Mengurangi Kasus Covid-19.

Sementara satu medali perak lainnya diraih tim matematika yang terdiri atas Rifqhi Sectio, Arya Al Affandi, Innigo Umar, dengan judul karya ilmiah Matematika untuk Meningkatkan Efektivitas Traffic Light.

Untuk medali perak ketiga ditorehkan Tim Robotik yang diikuti Davis Alfanzi, Alwan Dimas, Bagas Tauhid, Erwan Veraldo dan Adam Deva, lewat karya ilmiah Anti Cluster Wristband In The Covid-19 Pandemic (Gelang Anti Cluster Di Masa Pandemi Covid-19).

Silver medali keempat juga dari Tim Robotik yang diikuti Ilham Muhammad Dzaky, Daniel Valentio Simanjuntak, Muhammad Naufal Aji, Adriel Timothy Pangaribuan, Andre Marco Sihite. Karya ilmiahnya berjudul Land Drone Crime Scene Detector atau drone darat pendeteksi tempat kejadian perkara (TKP). (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Taruna Taruni Akpol Taklukkan Dunia, Raih Medali Emas Lewat Inovasi Detektor Longsor

...
RILIS.ID
Jakarta
3 Oktober 2021 - 21:58 WIB
Teknologi | RILISID
...
Taruna Taruni Akpol meraih medali emas di ajang World Invention Competition and Exhibition 2021. Foto: Istimewa

RILISID, Jakarta — Lima Taruna Taruni Akademi Kepolisian (Akpol) angkatan ke-55 meraih medali emas di ajang World Invention Competition and Exhibition 2021. Torehan itu menyingkirkan 362 negara lainnya.

Ajang yang diselenggarakan Indonesian Young Scientist Association bekerja sama dengan SEGi University & Colleges, Malaysia, secara virtual.

Raihan kelima Taruna Taruni yang terdiri atas Brigadir Dua Taruna NNi Putu Ayu Dewi, Dimas Darmawan, Ilham Akbar, Kevin William, dan Maulidya Nurmaranti, menjadi kado hari ulang tahun (HUT) Akpol ke-56.

Mereka mengangkat tema The Utilization Of ASET (Arduino Sengon Tree) as an Early Warning of Landslide Detector lewat karya ilmiah Pemanfaatan ASET sebagai peringatan dini detektor longsor.

Pemanfaatan ASET tersebut disebut-sebut bisa membantu pemerintah menekan biaya kerugian yang disebabkan bencana tanah longsor.

Detektor yang mereka rancang bisa mendeteksi pergerakan tanah yang disebabkan tanah longsor dengan media pohon Sengon. Pohon ini dipilih karena memiliki akar yang sangat rentan dengan aktivitas bawah tanah.

Pohon Sengon juga mudah ditemui di seluruh wilayah Indonesia sehingga memudahkan pendeteksian.

Detektor yang dipasangkan ke pohon Sengon akan mengirimkam sinyal melalui radio jika pohon mengalami kemiringan akibat tanah yang bergeser.

Selain medali emas, Taruna Taruni Akpol yang terdiri dari Audi Aryasatya, Paskalis Grezandafarel Wibowo, Shinta Amanda, Arief Satrio, Asyril Rivai, juga menyabet empat medali perak melalui karya ilmiah berjudul Sistem Pendeteksi Masker Otomatis untuk Mengurangi Kasus Covid-19.

Sementara satu medali perak lainnya diraih tim matematika yang terdiri atas Rifqhi Sectio, Arya Al Affandi, Innigo Umar, dengan judul karya ilmiah Matematika untuk Meningkatkan Efektivitas Traffic Light.

Untuk medali perak ketiga ditorehkan Tim Robotik yang diikuti Davis Alfanzi, Alwan Dimas, Bagas Tauhid, Erwan Veraldo dan Adam Deva, lewat karya ilmiah Anti Cluster Wristband In The Covid-19 Pandemic (Gelang Anti Cluster Di Masa Pandemi Covid-19).

Silver medali keempat juga dari Tim Robotik yang diikuti Ilham Muhammad Dzaky, Daniel Valentio Simanjuntak, Muhammad Naufal Aji, Adriel Timothy Pangaribuan, Andre Marco Sihite. Karya ilmiahnya berjudul Land Drone Crime Scene Detector atau drone darat pendeteksi tempat kejadian perkara (TKP). (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya