KPK Periksa Sekretaris DPRD-Staf Bank Mandiri Terkait Kasus Azis Syamsuddin
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

KPK Periksa Sekretaris DPRD-Staf Bank Mandiri Terkait Kasus Azis Syamsuddin

...
RILIS.ID
Bandarlampung
8 Oktober 2021 - 15:54 WIB
Hukum | RILISID
...
Ilustrasi: Rilisid

RILISID, Bandarlampung — Kasus suap yang menjerat mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin terus dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Teranyar, tim penyidik KPK memeriksa tiga orang saksi terkait kasus suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Lampung Tengah tahun anggaran 2017.

Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan sejumlah saksi di Markas Polresta Bandarlampung, pada Jumat (8/10/2021).

"Kami melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, terkait kasus tindak pidana korupsi di Kabupaten Lampung tengah," terang Juru bicara KPK Ali Fikri.

Ketiga saksi yaitu Neta Emilia (karyawan swasta), Syamsi Roli (ASN/Sekretaris DPRD Lampung Tengah), dan Fajar Arafadi (staf Bank Mandiri dari Bandarjaya).

Azis diduga menyuap eks penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju untuk mengurus penanganan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Lampung Tengah.

Azis bersama rekannya di Partai Golkar Aliza Gunado, diduga menyuap AKP Robin Rp3,1 miliar dari komitmen awal Rp4 miliar.

Uang itu diberikan Azis dan Aliza kepada Robin dan pengacara Maskur Husain.

Azis dijerat dijerat Pasal 5 ayat 1 huruf a dan b serta Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Ancaman hukuman pasal-pasal ini maksimal 5 tahun penjara. (*)

Laporan: Pandu Satria, Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

KPK Periksa Sekretaris DPRD-Staf Bank Mandiri Terkait Kasus Azis Syamsuddin

...
RILIS.ID
Bandarlampung
8 Oktober 2021 - 15:54 WIB
Hukum | RILISID
...
Ilustrasi: Rilisid

RILISID, Bandarlampung — Kasus suap yang menjerat mantan Wakil Ketua DPR RI Azis Syamsuddin terus dikembangkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Teranyar, tim penyidik KPK memeriksa tiga orang saksi terkait kasus suap pengurusan Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Lampung Tengah tahun anggaran 2017.

Tim penyidik KPK melakukan pemeriksaan sejumlah saksi di Markas Polresta Bandarlampung, pada Jumat (8/10/2021).

"Kami melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi, terkait kasus tindak pidana korupsi di Kabupaten Lampung tengah," terang Juru bicara KPK Ali Fikri.

Ketiga saksi yaitu Neta Emilia (karyawan swasta), Syamsi Roli (ASN/Sekretaris DPRD Lampung Tengah), dan Fajar Arafadi (staf Bank Mandiri dari Bandarjaya).

Azis diduga menyuap eks penyidik KPK AKP Stepanus Robin Pattuju untuk mengurus penanganan kasus dugaan korupsi Dana Alokasi Khusus (DAK) Kabupaten Lampung Tengah.

Azis bersama rekannya di Partai Golkar Aliza Gunado, diduga menyuap AKP Robin Rp3,1 miliar dari komitmen awal Rp4 miliar.

Uang itu diberikan Azis dan Aliza kepada Robin dan pengacara Maskur Husain.

Azis dijerat dijerat Pasal 5 ayat 1 huruf a dan b serta Pasal 13 Undang-Undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Ancaman hukuman pasal-pasal ini maksimal 5 tahun penjara. (*)

Laporan: Pandu Satria, Bandarlampung

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya