Kasus Formula E, Wakil Ketua KPK: Kami Umumkan Hasil Akhir Penyelidikan
Kategori
Rilis Network
Cari Berita

Kasus Formula E, Wakil Ketua KPK: Kami Umumkan Hasil Akhir Penyelidikan

...
RILIS.ID
Jakarta
21 November 2021 - 9:43 WIB
Hukum | RILISID
...
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. Foto: Dok Rilisid

RILISID, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menyelidiki perkara dugaan korupsi ajang balapan Formula E di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Bahkan KPK tengah mendalami dokumen 600 halaman yang sudah diserahkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKi Jakarta beberapa hari lalu.

Meski begitu, lembaga antirasuah tersebut masih menutup rapat informasi penyelidikan kasus Formula E.

Menurut Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, hasil penyelidikan kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E akan segera disampaikan ke publik.

Namun, ia menyatakan hal itu belum bisa diumumkan saat ini. Karena menurutnya, tim penyidik KPK masih terus melakukan pendalaman.

"Masih didalami, nanti kalau sudah selesai proses penelaahan baru kami umumkan hasil akhirnya. Karena belum dapat hasil ekspos, jadi kami tidak bisa memberikan perkembangannya karena (Tim penyidik) masih bekerja," katanya, dikutip Minggu (21/11/2021).

Ia juga menyebut bahwa siapapun akan dijerat jika ditemukan unsur memperkaya diri sendiri dengan cara melawan hukum.

"Memperkaya diri sendiri itu bukan hanya untuk penyelenggara negara, tapi orang lain atau korporasi," ujar Nurul Ghufron.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut nice try atau usaha yang bagus soal perkembangan ajang balap mobil listrik Formula E yang dijadwalkan pada Juni 2022.

“Nice try,” ucap Anies ketika ditanya wartawan terkait Formula E usai menemui para buruh yang menyampaikan aspirasi UMP 2022 di depan Balai Kota Jakarta, Kamis.

Mengenakan kemeja lengan panjang dengan motif batik berwarna biru toska dan masker berwarna abu-abu, Anies tidak banyak berkomentar dan hanya mengacungkan ibu jarinya.

Didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu kemudian memasuki pendopo Balai Kota Jakarta.

PT Jakarta Propertindo atau Jakpro (Perseroda) selaku penyelenggara lokal menyatakan kepastian lokasi penyelenggaraan balapan mobil listrik atau Formula E di Jakarta diumumkan sekitar Desember 2021 setelah melalui proses penentuan dari penyelenggara "Formula E Operation" (FEO).

"Kami optimis waktunya masih sesuai. Jadi Desember sudah ada penentuan," kata Direktur Pengelolaan Aset Jakpro sekaligus Managing Director Jakarta Eprix Gunung Kartiko melalui tayangan langsung media sosial Jakpro di Jakarta, Senin malam (15/11).

Menurut dia, penentuan lokasi membutuhkan proses karena trek balapan berada di ruas jalan tengah kota.

"Beda misalnya di Mandalika yang sudah ada area dan mereka tinggal bikin sertifikasi dari FIA, kalau di kami, pertimbangan di Kota Jakarta sengaja bikin sirkuitnya, jadi pertimbangan cukup beragam," ucap Gunung.

Gunung menambahkan ada lima calon lokasi yang potensial digunakan sebagai lintasan balap mobil listrik, salah satunya di kawasan Senayan, Jakarta.

Meski belum menentukan lokasi, Gunung menjelaskan lokasi balapan itu salah satu mempertimbangkan akses kemudahan kepada masyarakat.

"Dari lima itu belum kami putuskan, masih kami pelajari mana yang terbaik," ungkap Gunung.

Sebelumnya, ajang Formula E diadakan sekaligus untuk mendukung program Jakarta Langit Biru yang diusung oleh Pemerintah Daerah selaras dengan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.

Formula E menjadi kesempatan menuju solusi untuk mengatasi polusi udara di wilayah perkotaan, terlebih Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga gencar mensosialisasikan uji emisi kendaraan untuk menekan polusi udara. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya

Kasus Formula E, Wakil Ketua KPK: Kami Umumkan Hasil Akhir Penyelidikan

...
RILIS.ID
Jakarta
21 November 2021 - 9:43 WIB
Hukum | RILISID
...
Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron. Foto: Dok Rilisid

RILISID, Jakarta — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus menyelidiki perkara dugaan korupsi ajang balapan Formula E di lingkungan Pemprov DKI Jakarta.

Bahkan KPK tengah mendalami dokumen 600 halaman yang sudah diserahkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKi Jakarta beberapa hari lalu.

Meski begitu, lembaga antirasuah tersebut masih menutup rapat informasi penyelidikan kasus Formula E.

Menurut Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron, hasil penyelidikan kasus dugaan korupsi penyelenggaraan Formula E akan segera disampaikan ke publik.

Namun, ia menyatakan hal itu belum bisa diumumkan saat ini. Karena menurutnya, tim penyidik KPK masih terus melakukan pendalaman.

"Masih didalami, nanti kalau sudah selesai proses penelaahan baru kami umumkan hasil akhirnya. Karena belum dapat hasil ekspos, jadi kami tidak bisa memberikan perkembangannya karena (Tim penyidik) masih bekerja," katanya, dikutip Minggu (21/11/2021).

Ia juga menyebut bahwa siapapun akan dijerat jika ditemukan unsur memperkaya diri sendiri dengan cara melawan hukum.

"Memperkaya diri sendiri itu bukan hanya untuk penyelenggara negara, tapi orang lain atau korporasi," ujar Nurul Ghufron.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut nice try atau usaha yang bagus soal perkembangan ajang balap mobil listrik Formula E yang dijadwalkan pada Juni 2022.

“Nice try,” ucap Anies ketika ditanya wartawan terkait Formula E usai menemui para buruh yang menyampaikan aspirasi UMP 2022 di depan Balai Kota Jakarta, Kamis.

Mengenakan kemeja lengan panjang dengan motif batik berwarna biru toska dan masker berwarna abu-abu, Anies tidak banyak berkomentar dan hanya mengacungkan ibu jarinya.

Didampingi Kepala Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Provinsi DKI Jakarta, Andri Yansyah, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu kemudian memasuki pendopo Balai Kota Jakarta.

PT Jakarta Propertindo atau Jakpro (Perseroda) selaku penyelenggara lokal menyatakan kepastian lokasi penyelenggaraan balapan mobil listrik atau Formula E di Jakarta diumumkan sekitar Desember 2021 setelah melalui proses penentuan dari penyelenggara "Formula E Operation" (FEO).

"Kami optimis waktunya masih sesuai. Jadi Desember sudah ada penentuan," kata Direktur Pengelolaan Aset Jakpro sekaligus Managing Director Jakarta Eprix Gunung Kartiko melalui tayangan langsung media sosial Jakpro di Jakarta, Senin malam (15/11).

Menurut dia, penentuan lokasi membutuhkan proses karena trek balapan berada di ruas jalan tengah kota.

"Beda misalnya di Mandalika yang sudah ada area dan mereka tinggal bikin sertifikasi dari FIA, kalau di kami, pertimbangan di Kota Jakarta sengaja bikin sirkuitnya, jadi pertimbangan cukup beragam," ucap Gunung.

Gunung menambahkan ada lima calon lokasi yang potensial digunakan sebagai lintasan balap mobil listrik, salah satunya di kawasan Senayan, Jakarta.

Meski belum menentukan lokasi, Gunung menjelaskan lokasi balapan itu salah satu mempertimbangkan akses kemudahan kepada masyarakat.

"Dari lima itu belum kami putuskan, masih kami pelajari mana yang terbaik," ungkap Gunung.

Sebelumnya, ajang Formula E diadakan sekaligus untuk mendukung program Jakarta Langit Biru yang diusung oleh Pemerintah Daerah selaras dengan Peraturan Presiden Nomor 55 Tahun 2019 tentang Percepatan Program Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.

Formula E menjadi kesempatan menuju solusi untuk mengatasi polusi udara di wilayah perkotaan, terlebih Pemerintah Provinsi DKI Jakarta juga gencar mensosialisasikan uji emisi kendaraan untuk menekan polusi udara. (*)

Editor : Segan Simanjuntak

TAG:

Berita Lainnya