logo rilis
Belajar dari Pilpres AS, PSI Minta Jauhi Politik Identitas
berita
Tsamara Amany. FOTO: RILIS.ID/Fajar Alim Mutaqin
RILIS.ID, Jakarta — Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menyatakan, Pemilihan Presiden (Pilpres) Amerika Serikat memberikan  pelajaran penting bagi bangsa Indonesia, terutama soal politik identitas.

Menurut Ketua DPP PSI, Tsamara Amany, kemenangan Calon Presiden Joe Biden dan Kamala Harris adalah tonggak sejarah politik AS yang sangat relevan dijadikan contoh untuk demokrasi di Indonesia ke depan.

“Kemenangan mereka memperlihatkan bahwa politik pecah-belah dan rasisme ala Trump selama ini adalah musuh demokrasi yang harus dilawan bersama,” kata Tsamara dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/11/2020). 

Tsamara menegaskan, masyarakat Indonesia harus memperkuat demokrasi dengan menyingkirkan sekat-sekat identitas dan beralih pada pertimbangan program kerja, kecakapan teknokratis, dan integritas moral dalam memilih pemimpin politik.

Tsamara menilai, keberhasilan Kamala Harris yang minoritas ganda, perempuan dan keturunan Jamaika – India, meraih kursi Wakil Presiden AS layak menjadi teladan dan inspirasi bagi perempuan Indonesia untuk tampil di pentas politik 

“Selalu ada yang pertama. Untuk AS, Kamala Harris membuktikan bahwa tidak hanya pria berkulit putih yang bisa menjadi wakil presiden adalah mitos. Dalam demokrasi, prestasi individual menjadi pertimbangan utama, bukan warna kulit atau asal-usul keluarga,” pungkas mahasiswi pasca-sarjana New York University ini.

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Nasional

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari