Pandemi COVID-19, Ini Upaya UMKM di Desa Suliki Payakumbuh dalam Bertahan
berita
FOTO: Istimewa
RILIS.ID, Jakarta — UMKM di Desa Nagari Suliki ikut terkena dampak adanya pandemi Covid-19. Bahkan, beberapa di antaranya gulung tikar, dan mayoritas mengalami penurunan omzet penjualan.

Untuk itu, menurut Fitratul Haryana dari Dinas Koperasi Kota Padang sudah saatnya pelaku UMKM di Nagari Suliki melakukan inovasi baik produk yang dihasilkan maupun cara memasarkan produk dengan memanfaatkan berbagai teknologi digital seperti media sosial yang ada.

"Sehingga produk yang dihasilkan bisa diketahui oleh pelanggan tanpa batas geografis, mengingat nagari Suliki ini lokasinya lumayan jauh dari ibu kota Padang.

Fitratul juga memberikan motivasi dan semangat kepada para pelaku UMKM nagari Suliki dengan memasukkan nilai-nilai spiritual. 

Sementara, ketua pengabdi masyarakat, Marsdenia yang merupakan dosen Universitas Indonesia (UI) juga memberikan informasi tentang kegiatan ini. Hal itu memberikan bukti bahwa kontribusi dosen UI tidak hanya di Pulau Jawa saja, tetapi juga memberikan manfaat di pedesaan pulau lainnya. 

Adanya pandemi tidak menjadi rintangan untuk dosen UI melakukan kegiatan pengabdian masyarakat ini, yang bertujuan untuk memperkuat daya tahan usaha UMKM nagari Suliki dan keberlangsungan usaha dimasa yang akan datang.

Produk kuliner Nagari Suliki sangat unik yang berpotensi menjadi icon oleh-oleh khas seperti berbagai produk dari tanaman mansiang yang tumbuh di Dusun Taratak, berbagai rajutan, bed cover, masker dan berbagai produk kuliner yang berbahan singkong.

Adriyanto yang merupakan perwakilan dari Kantor Wali Nagari Suliki dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas acara pengabdian dosen UI ini. Ia berharap dengan pemasaran melalui teknologi digital dapat  membuat produk UMKM Nagari Suliki lebih dikenal masyarakat. 

"Sehingga bisa mendorong peningkatan kekuatan ekonomi masyarakat," tandasnya. 

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Daerah

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari