logo rilis
Pemilu 2019 Diisukan Pakai Sistem e-Voting, Tapi Begini Faktanya
berita
ILUSTRASI: RILIS.ID/Dendi Supratman.
RILIS.ID, Malang— Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, menegaskan bahwa sistem electronic voting (e-voting) belum bisa dipakai pada Pemilu 2019 mendatang. Hal ini menjawab informasi yang beredar bahwa mekanisme tersebut akan berlaku tahun depan.

"Dalam Undang-Undang No. 7 Tahun 2017 tentang Pemilu sudah sangat jelas dan tegas, bahwa suara sah adalah dengan cara mencoblos. Tidak diatur mengenai e-voting," kata Tjahjo dalam penjelasannya, Selasa (11/9/2018).

Selain itu, Tjahjo juga menambahkan terkait sistem noken yang diterapkan masyarakat Papua. Menurut dia, cara-cara ini berlaku khusus di TPS tertentu saja, dan diperbolehkan juga pada pilkada di Papua.

"Dalam UU Pemilu disebutkan, tidak ada ruang untuk penggunaan noken. Sistem pada Pemilu 2019 adalah one man one vote, dengan cara mencoblos surat suara," jelas Tjahjo.

Mendagri menyesalkan munculnya informasi yang menyesatkan, dan cenderung mengarah pada fitnah. Ia pun meminta agar pihak-pihak yang menyebarkan informasi ini, membaca lebih dulu undang-undang secara utuh.

"Yang menyebarkan fitnah tersebut tidak membaca UU Pemilu secara baik," kata dia.

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top Nasional

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari