PKS: RUU Minol untuk Mengatur Peredaran Minuman Beralkohol secara Nasional
berita
Anggota Komisi III DPR Fraksi PKS, Nasir Djamil. FOTO: RILIS.ID
RILIS.ID, Jakarta— Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi PKS, Nasir Djamil menegaskan bahwa Rancangan Undang Undang tentang Minuman Beralkohol (RUU Minol), bukan melarang peredaran alkohol di masyarakat namun untuk mengatur peredaran minuman beralkohol secara nasional.

Nasir mengatakan, rancangan undang-undang minuman beralkohol ini juga bersifat ingin mengatur, mengingat selama ini tidak ada undang-undang tentang minuman beralkohol ini yang diatur secara nasional. Maka dari itu, RUU Minol yang tengah dibahas DPR bersama pemerintah, akan mengatur tentang pengendalian peredaran minuman beralkohol.

“Termasuk penyalahgunaan minuman beralkohol juga akan ikut diatur dalam RUU tersebut. Jadi, sebenarnya adalah pengendaliannya dan penyalahgunaannya. Sama seperti misalnya narkoba, selama untuk kepentingan medis, ya narkoba itu dibenarkan. Narkoba itu kan ditangkap ketika dia menyalahgunakan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada,” jelas Nasir dalam diskusi Forum Legislasi bertema “Pro Kontra RUU Minol” di Media Center Gedung Nusantara III di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Selasa (24/11/2020).

Karenanya, dia menekankan bahwa yang diatur adalah potensi untuk penyalahgunaannya. Baik penyalahgunaan dalam mengkonsumsi minuman beralkohol itu, maupun penyalahgunaan dalam peredaran minuman beralkohol sehingga menimbulkan gangguan keamanan dan ketertiban di tengah masyarakat.

“Selama ini, aturan mengenai minol berserakan di beberapa UU. Ada undang-undang tentang kesehatan, kemudian juga ada peraturan menteri dan lain sebagainya," kata Nasir.

"Jadi kita ingin mengumpulkan sebenarnya yang berserakan ini dan kemudian kita juga ingin yang ingin memberikan teladan kepada daerah-daerah yang sudah mendahului DPR, untuk membuat peraturan daerah terkait dengan minuman beralkohol ini,” pungkasnya.  

 

Tulis Komentar
Komentar (0)
Lihat semua komentar

Top DPR Corner

Terkini

Dapatkan berita terkini setiap hari